NAVIGATION

TRENDING POSTS

1 Highlight | Hotel | Millenium Hotel Sirih Jakarta

Sambut Tahun Baru 2017 Bersama Millennium Hotel Sirih Jakarta

2 Gaya Hidup | Tekno

Parenting di Era Digital

3 Food &Beverage | Highlight | Products

Mulai 1 April 2017, Ichitan Bagikan Hadiah Rp300 Juta

Citibank Mendukung Pengembangan Pasar Modal Indonesia dengan Melaksanakan Kemitraan Account Operator

Citibank Mendukung Pengembangan Pasar Modal Indonesia dengan Melaksanakan Kemitraan Account Operator

Di tahun 2017, Citibank Indonesia mendapatkan penghargaan bergengsi sebagai Best Foreign Bank di Indonesia dari Finance Asia, Bank dengan Kepatuhan Pelaporan Terbaik di Kategori LLD (Lalu Lintas Devisa) dan DHE (Devisa Hasil Ekspor) dari Bank Indonesia, The Asset Asian Triple-A Awards sebagai Best e-Bank in Indonesia, Best Bank – Global in Indonesia, Best Corporate and Institutional Bank – Global in Indonesia, Best Corporate Bond in Indonesia, dan Best Liability Management in Indonesia serta Best Perform in Custodian Bank dan Indonesia Digital Innovation Award 2017 di kategori Bank Asing dari majalah Warta Ekonomi.

Marketplus.co.id – Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang diselenggarakan oleh PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) (30/8) menandakan peluncuran layanan Account Operator di Indonesia, dengan Citibank N.A., Indonesia (Citibank) sebagai Bank Kustodian pertama yang menawarkan layanan ini. Acara seremoni diikuti dengan diskusi panel, untuk mempromosikan layanan post-trade Bank Kustodian untuk para perusahaan efek (securities brokers) dalam meningkatkan efisiensi pasar modal.

Pada acara ini, dilaksanakan juga penandatanganan Nota Kesepahaman antara Citibank dan PT Citigroup Sekuritas Indonesia (PT CSI) dalam perencanaan kerjasama layanan Account Operator tersebut. KPEI membuka pasar bagi layanan Account Operator berdasarkan regulasi dari Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) atau Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang diterbitkan pada tahun 2010 dan direvisi pada 2012.

Account Operator mendukung perusahaan efek yang membutuhkan layanan optimal dari Bank Kustodian, termasuk penyelesaian transaksi surat berharga (settlement) dan asset servicing. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pasar modal di Indonesia dan daya saing agar perusahaan efek dapat mengalihkan biaya operasional tetap (fixed cost) menjadi biaya operasional bergerak (variable cost) dan mentransfer sejumlah resiko operasional ke Bank Kustodian yang dipilih. Dengan demikian, perusahaan efek dapat memfokuskan sumber daya internalnya pada aktivitas utama untuk melesatkan volume perdagangan efek.

Citi Regional Head of Direct Custody and Clearing Asia Pacific Jeffrey Williams menyatakan, “Kami sangat senang dengan peluncuran dan pelaksanaan kemitraan Account Operator di Indonesia, dan memimpin perkenalan layanan baru di pasar modal ini. Kami berusaha untuk menjadi mitra strategis bagi seluruh klien kami dan regulator, yang menawarkan pilihan, efisiensi, dan pengembangan di pasar Indonesia.”

Bertindak sebagai Bank Kustodian di 63 negara, Citibank juga merupakan penyedia utama layanan Account Operator dan General Clearing Member di kancah global, termasuk di beberapa pasar di Asia Pasifik. Direktur Utama KPEI Hasan Fawzi menyatakan, “Harapannya, dengan kehadiran Citibank sebagai inisiator Account Operator di pasar modal Indonesia, dapat menjadi contoh bagi Bank Kustodian lainnya untuk dapat turut memperluas perannya dalam proses penyelesaian transaksi bursa.“

Adanya Account Operator ini, imbuhnya, juga diharapkan dapat menjadi momentum dimulainya implementasi perluasan peran Bank Kustodian, yaitu sebagai Account Operator, Settlement Agent dan General Clearing Member ke depannya.

Acara dilanjutkan dengan diskusi panel tentang Perluasan Peran Bank Kustodian dalam Proses Penyelesaian Transaksi Bursa yang menghadirkan Director KPEI Sunandar, Country Head of Securities Services Citibank Indonesia Imelda Sebayang, dan dua ahli di bidang General Clearing Member (GCM) dan Bilateral Securities Lending yang didatangkan dari Citibank Asia Pasifik.

Hasan menambahkan, “Diskusi panel ini akan meningkatkan kesadaran akan perkembangan pasar modal yang terjadi di kawasan lain sebagai best practice advance clearing initiatives seperti GCM yang saat ini sedang digodok oleh KPEI, OJK, dan para pelaku pasar. GCM akan menyediakan manfaat bagi perusahaan efek dalam hal likuiditas dan permintaan kapital. Kami juga berharap inisiatif ini akan meningkatkan posisi Indonesia untuk menjadi pemain berskala global yang handal.”

CEO Citibank Indonesia Batara Sianturi menyatakan, “Citibank senang sekali dapat menjadi yang pertama sebagai Bank Kustodian di pasar modal Indonesia dalam melaksanakan perannya sebagai Account Operator di tanah air. Kami memiliki komitmen untuk senantiasa mendukung berbagai usaha demi pengembangan pasar modal di Indonesia, melalui keahlian berskala global dan insights yang dimiliki berdasarkan pengalaman selama lebih dari 200 tahun melayani nasabah dan klien di berbagai belahan dunia.”

2018 menandakan kehadiran Citibank selama 50 tahun di Indonesia yang melayani klien dan nasabah di Institutional dan Retail Banking. Dari sisi aset, Citibank merupakan salah satu bank berskala global terbesar di Indonesia.

Keterangan foto:

CEO Citibank Indonesia Batara Sianturi (tengah kiri) dan Direktur Utama KPEI Hasan Fawzi (tengah kanan) dan disaksikan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal dan Anggota Dewan Komisioner, Otoritas Jasa Keuangan Ir. Hoesen, MM. (paling kiri) dan Direktur Utama BEI Tito Sulistio (paling kanan).

Top