NAVIGATION

TRENDING POSTS

1 Highlight | Hotel | Millenium Hotel Sirih Jakarta

Sambut Tahun Baru 2017 Bersama Millennium Hotel Sirih Jakarta

2 Gaya Hidup | Tekno

Parenting di Era Digital

3 Food &Beverage | Highlight | Products

Mulai 1 April 2017, Ichitan Bagikan Hadiah Rp300 Juta

Chief Company Padukan Barber, Coffee dan Modern Art

Chief Company Padukan Barber, Coffee dan Modern Art

Chief Company memadukan 3 karya seni berbalut Artspace pertama di Indonesia dalam satu lokasi.

Marketplus.co.id – Untuk mendapatkan gaya rambut berkarakter yang diidamkan kaum Adam, Chief Company hadir dengan konsep unik Artspace. Selain mengembangkan kualitas layanan jasa setiap tahunnya, Chief Company juga berinovasi dalam pengembangan coffee shop dan produk hair grooming.

Tak ayal, Chief Company berhasil mendapatkan penghargaan Grooming Choice Award (2015) sebagai Barbershop Pilihan untuk Pria dan Grooming Choice Award (2016) sebagai Produk Grooming Pilihan untuk Pria(Pomade varianWater Based Solid Black dan Beard Fuel Oil) versi majalah Men’s Health asal Amerika.

Di tahun keempat sejak berdiri pada 2013 lalu, Chief Company membuka satu lagi outlet barbershop dan coffeeshop di Jalan Kemang Raya Nomor 27D dengan melakukan terobosan terbaru sebagai Barbershop pertama dengan konsep Artspace.

Hal ini menjadikan Chief Company sebagai area wajib bagi para kaum urban untuk menghabiskan waktunya baik di hari kerja maupun akhir pekan.

Menurut Director Chief Barber & Supplies, Fatsi Anzani, kombinasi ketiga konsep ini memiliki inti yang sama, yakni seni. “Barbershop memiliki sisi seni karena tak bisa lepas dari karya dan gaya potongan rambut. Sedangkan coffeeshop juga menghasilkan karya berupa racikan dan teknik menyajikan kopi nikmat,” ungkap Fatsi.

Sementara itu, ruang seni alias ArtSpace dibuat karena kurangnya ruang konvensional untuk mengapresiasi seni. Fatsi mengatakan, selama ini media yang paling signifikan sebagai ruang adalah Instagram, namun media sosial ini hanya mengejar likes, bukan apresiasi.

Artspace di barbershop ini berukuran 70 meter persegi di lantai bawah dan tergabung bersama coffeshop. Untuk desain interiornya, Chief Company menggandeng Sir Dandy Harrington yang berhasil membuat Chief Barbershop tampil bernilai seni tinggi. Dandy menggunakan iron cast sebagai material untuk membuat cerita aktivitas minum kopi di coffeeshop dan barbershop. Empat karya seni rupa dengan yang ditampilkan Dandy bertajuk “When You Where Young”.

Editor: Andiana Moedasir
Top