NAVIGATION

TRENDING POSTS

1 Highlight | Hotel | Millenium Hotel Sirih Jakarta

Sambut Tahun Baru 2017 Bersama Millennium Hotel Sirih Jakarta

2 Gaya Hidup | Tekno

Parenting di Era Digital

3 Food &Beverage | Highlight | Products

Mulai 1 April 2017, Ichitan Bagikan Hadiah Rp300 Juta

AQUA Ajak Orangtua Tanamkan Kebiasaan Minum Sehat Sejak Dini

AQUA Ajak Orangtua Tanamkan Kebiasaan Minum Sehat Sejak Dini

Sebagai perwujudan visi dan komitmen mendalam mengelola operasional secara bertanggung jawab dalam sosial dan lingkungan, AQUA mengembangkan inisiatif AQUA Lestari yang terdiri dari empat pilar yaitu Perlindungan Sumber Daya Air, Pengurangan C02, Optimalisasi Kemasan dan Pengumpulan Sampah Kemasan, Distribusi Produk secara Berkelanjutan.

Marketplus.co.id – Seiring dengan Hari Anak Nasional, AQUA melalui sosialisasi program ‘Aku Mau  Air, Aku Sehat’ mengajak para orangtua terutama para ibu Indonesia untuk menjadi panutan dalam menanamkan kebiasaan minum sehat pada anak sejak usia dini. Hal ini sejalan dengan komitmen AQUA yang ingin meningkatkan kualitas generasi penerus Indonesia. Kebiasaan yang baik seperti minum air mineral perlu diterapkan sejak usia dini agar anak dapat tumbuh dan beraktifitas dengan baik.

Anak Indonesia Kurang Minum Air Mineral

Berdasarkan riset di 13 negara yang dipublikasikan di European Journal of Nutrition, saat ini kenyataannya adalah 1 dari 4 anak di Indonesia masih kurang minum, sebanyak 30% yang dikonsumsi bukan air mineral¹. Padahal anak pra-sekolah (usia 4–6 tahun) membutuhkan 1.2 liter air mineral per hari (setara dengan 5–6 gelas), sedangkan anak usia 7–9 tahun membutuhkan sekitar 1.5 liter air mineral (6–7 gelas setiap hari)².

Anak lebih rentan mengalami dehidrasi dibanding orang dewasa karena mereka memiliki sensibilitas rasa haus yang lebih rendah serta tidak dapat mengekspresikan rasa haus dengan baik³. “Anak yang aktif berkegiatan perlu dibiasakan minum 2 – 3 gelas air mineral (400 – 600 ml) di luar rumah untuk mengurangi kemungkinan dehidrasi dan menstabilkan suhu tubuhnya. Sisanya bisa dipenuhi ketika anak ada di dalam rumah di bawah pengawasan orangtua,” jelas dr. Budi Wiweko, Ketua Indonesian Hydration Working Group (IHWG).

Kekurangan air dapat menyebabkan gangguan kesehatan jangka panjang maupun jangka pendek, antara lain infeksi saluran kemih, batu ginjal, gangguan ginjal akut, atau konstipasi. Secara jangka pendek dapat mengganggu kognisi, atensi, atau memori. “Mineral yang terkandung dalam air memiliki banyak manfaat bagi tubuh manusia misalnya, zinc berfungsi untuk membantu respon imun dan fungsi otak manusia, untuk kalium dapat membantu sistem saraf dan otot tubuh, magnesium dan kalium untuk menjaga jantung dan pembuluh darah, dan berbagai manfaat baik lainnya, “ jelas dr. Budi.

Membiasakan Minum Sehat Sejak Kecil

Agar terhindar dari resiko gangguan kesehatan, orangtua perlu membiasakan anaknya untuk minum air mineral secara mandiri, baik di dalam maupun di luar rumah. Kebiasaan ini bisa dibangun dengan memberikan arahan dan jejak ingatan positif terhadap kebiasaan minum air mineral sebelum, selama, dan sesudah beraktivitas fisik.

Psikolog Ajeng Raviando, Psi. memberikan tip, “Anak–anak belajar melalui observasi lingkungan sekitar, sehingga orangtua yang terbiasa minum air mineral akan lebih mudah menularkan kebiasaan itu pada anaknya. Ajak mereka untuk minum air mineral bersama setelah berolahraga atau bermain, untuk menciptakan pengalaman positif dan perasaan segar yang didapatkan dari minum air. Orangtua juga bisa mengkondisikan keadaan rumahnya supaya tersedia lebih banyak air mineral dibandingkan minuman lainnya yang berkalori tinggi.”

Suhu tubuh anak-anak lebih cepat meningkat dibandingkan orang dewasa karena rasio perbandingan luas permukaan tubuh anak dengan berat badannya lebih besar dibandingkan tubuh orang dewasa. Beberapa kondisi ketika anak membutuhkan asupan air mineral lebih banyak: saat berolahraga, cuaca panas atau sangat dingin.

“Pemenuhan kebutuhan cairan 1.5 liter per hari pada anak-anak sangat penting karena cairan tersebut tidak hanya digunakan untuk mengganti air yang keluar melalui pernapasan, keringat, dan urine, tapi juga diperlukan untuk pertumbuhan. Air mineral seperti AQUA berasal dari pegunungan vulkanik yang secara alami mengandung mineral yang dibutuhkan tubuh,“ jelas dr. Aninda Perdana,B Med Sc., Health Marketing Manager Danone AQUA.

Disa Lestari, Senior Brand Manager AQUA, menambahkan, “Agar kebiasaan minum air mineral dapat menjadi menarik bagi anak, AQUA menghadirkan kemasan khusus anak ukuran 330 ml dan 450 ml yang berbalut dengan karakter menarik yang disukai oleh anak, untuk membantu orang tua menciptakan jejak ingatan positif pada anak untuk terbiasa minum air mineral.”

Ayo bersama kita terapkan kebiasaan minum sehat pada anak dan keluarga untuk kehidupan masyarakat Indonesia yang lebih baik lagi.

1 Intake of Water and Beverages of Children and Adolescents in 13 Countries. Guelinckx et.al, 2015, Iglesia et.al, 2015. European Journal of Nutrition Volume 52, Supplement 2. June 2015. Page 69 – 79.
2 Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi Bangsa Indonesia, yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Indonesia tahun 2013.
3 Santoso et.al, 2014 dan Berdasarkan presentasi oleh DR. Dr. Aman B. Pulungan, SpA(K), Dr. Dr. Sudung O. Pardede, SpA(K), dan Dr. Antonius H. Pudjiadi, SpA(K), pada Pertemuan Ilmiah Tahunan IKA VIII, Makassar, 20 September 2016.
Top