NAVIGATION

TRENDING POSTS

1 Highlight | Hotel | Millenium Hotel Sirih Jakarta

Sambut Tahun Baru 2017 Bersama Millennium Hotel Sirih Jakarta

2 Gaya Hidup | Tekno

Parenting di Era Digital

3 Food &Beverage | Highlight | Products

Mulai 1 April 2017, Ichitan Bagikan Hadiah Rp300 Juta

Menilai Baik-Buruknya Manajemen Laba

Menilai Baik-Buruknya Manajemen Laba

Fleksibilitas dari batasan Standar Akuntansi Keuangan dalam hal manajemen laba untuk perusahaan membuat penilaian baik dan buruknya menjadi abu-abu? Tentu tidak, simak penjelasannya di sini.

Marketplus.co.id – Setelah mengkaji kembali mengenai manajemen laba dan koridor keleluasaan yang diberikan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) , masih ada saja perusahan yang melakukan manajemen laba akhirnya menyajikan laporan keuangan yang bermuatan kecurangan. Nah, agar Anda tak terjebak dalam penilaian buruk mengenai manajemen laba yang dikelola, maka lanjutkan bacaan ini.

 

Mulford (2010) menyatakan bahwa untuk dapat menilai baik dan buruknya manajemen laba tergantung pada sifat langkah-langkah manajemen laba yang dilakukan dan tujuan dari manajemen laba tersebut. Langkah-langkah manajemen laba bisa berada dalam rentang mulai dari yang paling hati-hati dengan menggunakan fleksibilitas dalam batasan SAK, menggunakan fleksibilitas yang hampir di luar batasan SAK, sampai pada melanggar SAK dengan membuat laporan keuangan bermuatan kecurangan.

 

Ada berbagai pandangan mengenai manajemen laba itu sendiri, biasanya akademisi berpendapat bahwa manajemen laba itu tidak buruk dengan mengasumsikan bahwa laporan keuangan telah mengungkapkan seluruh manajemen laba yang dilakukan, atau dengan kata lain manajemen laba yang baik adalah manajemen laba yang masih dalam batasan aturan SAK dan diungkapkan secara penuh mengenai dampaknya terhadap kinerja keuangan tahun berjalan dan yang akan datang.

 

Sedangkan manajemen laba yang buruk adalah menyajikan kinerja keuangan yang menyesatkan pembacanya dengan tidak mengungkapkan seluruhnya maupun sebagian mengenai dampaknya terhadap kinerja keuangan dan biasanya dilakukan secara tersembunyi.

 

Editor: Andiana Moedasir

Top