NAVIGATION

TRENDING POSTS

1 Hotel | Hotel

Ekspansi Parkside Hotels & Resorts di Tanah Air

2 Highlight | Hotel | Millenium Hotel Sirih Jakarta

Sambut Tahun Baru 2017 Bersama Millennium Hotel Sirih Jakarta

3 Gaya Hidup | Tekno

Parenting di Era Digital

Koridor SAK dalam Manajemen Laba

Koridor SAK dalam Manajemen Laba

Walau bukan barang baru, persoalan manajemen laba tetap krusial. Tentu saja agar tak perlu lagi ada kecurangan dalam laporan keuangan.

Marketplus.co.id – Dalam dunia akademisi, manajemen laba seperti yang dijabarkan pada artikel ini , sudah tidak lagi menjadi topik yang menarik untuk diteliti. Sudah banyak hasil penelitian yang membuktikan bahwa setiap perusahaan pasti melakukan manajemen laba. Apalagi ketika sebuah perusahaan akan melakukan initial public offering (IPO).

 

Namun, tidak jarang perusahan yang melakukan manajemen laba akhirnya menyajikan laporan keuangan yang bermuatan kecurangan. Dalam perkara ini, hal yang perlu dipahami adalah sejauh mana Standar Akuntansi Keuangan (SAK) memberikan keleluasaan kepada setiap perusahaan untuk mengatur labanya dan tidak menyajikan laporan keuangan yang menyesatkan.

 

Keleluasaan yang Diberikan SAK

 

SAK tidak mengatur secara mutlak bahwa setiap perusahaan harus menerapkan suatu prinsip tertentu. Bahkan SAK memberi keleluasaan kepada setiap perusahaan untuk memilih dan menerapkan prinsip-prinsip akuntansi yang sesuai dengan karakteristik perusahaan.  Ini karena  transaksi keuangan dan kondisi ekonomi antar perusahaan tidaklah sama meskipun dalam satu jenis industri. Kondisi itulah yang mengakibatkan timbulnya berbagai metode penghitungan dalam akuntansi.

 

Mengapa Diberi Keleluasaan?

 

Manajemen laba menjadi salah satu bentuk keleluasaan yang diberikan SAK agar laba yang dilaporkan perusahaan sesuai dengan target yang ditetapkan sebelumnya. Target yang akan dicapai adalah target laba jangka panjang yang tumbuh dan berkesinambungan, tanpa gejolak turun-naik yang biasanya nampak sebagai representasi dari proses ekonomi normal.

 

Namun demikian, sejatinya koridor keleluasaan SAK dalam manajemen laba ini diharapkan memberi ruang gerak bagi perusahaan untuk bertumbuh. Bukan untuk dijadikan ‘celah’ kecurangan yang menyesatkan.

 

Editor: Andiana Moedasir

Top