NAVIGATION

TRENDING POSTS

1 Highlight | Hotel | Millenium Hotel Sirih Jakarta

Sambut Tahun Baru 2017 Bersama Millennium Hotel Sirih Jakarta

2 Gaya Hidup | Tekno

Parenting di Era Digital

3 Food &Beverage | Highlight | Products

Mulai 1 April 2017, Ichitan Bagikan Hadiah Rp300 Juta

Perjanjian Kontrak Menguntungkan Freelancer dan Klien

Perjanjian Kontrak Menguntungkan Freelancer dan Klien

Buatlah kontrak kerja atas sebuah proyek yang akan dilakukan. Perjanjian ini akan melindungi setiap pekerjaan si freelancer maupun pihak klien.

Marketplus.co.id – Sebagai pihak yang menawarkan barang atau jasa, kerapkali kita hanya mementingkan bagaimana produk atau jasa kita laku terjual.

Kalau produk atau jasa kita dibeli secara sekali putus, tentu hubungan penjual dan pembeli selesai di sana, tetapi bagaimana jika pembelian dilakukan secara bertahap (karena kuantitas yang belum mampu kita penuhi sekaligus atau kebutuhan pembeli yang berkala) atau jasa yang kita berikan sekaligus memberikan jaminan revisi jika klien belum puas?

Seharusnya Kontrak Menguntungkan Freelancer dan Klien

Jangan meremehkan keberadaan kontrak. Sebagai contoh Dimas (nama samaran), freelancer yang mendapat pesanan pembuatan video. Karena merasa segan dengan klien yang sudah membayarnya, ia memutuskan untuk melanjutkan hubungan bisnis di antara mereka tanpa kontrak. Dimas juga setuju baru akan dibayar ketika video sudah diterima oleh klien secara memuaskan.

Alhasil, video sudah dikerjakan Dimas sesuai dengan kehendak klien, tetapi klien terus meminta revisi, revisi, dan revisi lagi. Karena ukuran “memuaskan” sangat subjektif. Proses pekerjaan selesai untuk 1 video itu saja memakan waktu hingga 6 bulan. Padahal Dimas harus fokus mengerjakan orderan lain.

Itu sebabnya, perlu ada ketegasan yang dituangkan dalam hitam di atas putih agar kontrak menguntungkan freelancer dan klien.

Contoh Tahap Kontrak Antara Klien dan Freelancer

Pangkal persoalan Dimas ada pada ketiadaan kontrak. Semestinya ketika memberikan jasa, Dimas juga menyodorkan Perjanjian Pemberian Jasa yang mampu melindungi Dimas dari hal-hal merugikan.

Apa sajakah itu? Melalui kontrak, Dimas bisa mengatur bahwa pembayaran dilakukan dalam beberapa tahap. Tahap satu dilakukan bersamaan dengan tanggal penandatanganan kontrak. Tahap dua bersamaan dengan pada saat video Dimas tunjukan kepada klien. Dan tahap pelunasan pada saat video revisi diterima oleh klien.

Selain itu, lewat kontrak Dimas bisa mengatur batasan revisi. Revisi bisa diatur dengan maksimal jumlah atau dengan lewatnya batas waktu.

Dimas juga bisa memasukan pasal pelepasan tanggung jawab atas penggunaan video. Dan klien sendiri bisa mengatur soal pelepasan hak cipta video dari Dimas, demi kenyamanan dan jaminan penggunaan di kemudian hari.

Dengan kontrak yang jelas, baik freelancer maupun pengguna sama-sama punya pegangan dan batasan atas hubungan bisnis di antara mereka.

Jadi mau pilih sungkan di awal tetapi ruwet akhirnya, atau hadirkan kontrak di awal supaya semua terang benderang sejak semula? 

Mari lindungi bisnis Anda dengan kehadiran perjanjian maupun kontrak. Peranan perjanjian dalam bisnis Anda meminimalisir sengketa hukum.

 

email: info@buatkontrak.com

Twitter: @buatkontrak

FB: fb.com/buatkontrak

IG: buatkontrak

 

Editor: Andiana Moedasir

Top