NAVIGATION

TRENDING POSTS

1 Hotel | Hotel

Ekspansi Parkside Hotels & Resorts di Tanah Air

2 Highlight | Hotel | Millenium Hotel Sirih Jakarta

Sambut Tahun Baru 2017 Bersama Millennium Hotel Sirih Jakarta

3 Gaya Hidup | Tekno

Parenting di Era Digital

TIM UI dan ITB Mewakili Indonesia di Ajang L’Oréal Brandstorm 2017 Tingkat Regional

TIM UI dan ITB Mewakili Indonesia di Ajang L’Oréal Brandstorm 2017 Tingkat Regional

Pengumuman L’Oréal Brandstorm di Jakarta, Senin, 10 April 2017 {Dok: L’Oréal Indonesia}

Kompetisi telah diikuti lebih dari 95 ribu peserta di lebih dari 58 negara selama 25 tahun.

Marketplus.co.id – Setelah melalui serangkaian tahapan seleksi sejak Februari 2017 dan mengikuti tahapan final nasional, L’Oréal Indonesia mengumumkan tim Prahara dari Universitas Indonesia sebagai pemenang nasional Brand Challenge dan tim Ganeshanovation dari Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai pemenang nasional Tech Challenge yang akan melaju ke tingkat regional L’Oréal Brandstorm 2017 mewakili Indonesia. L’Oréal Brandstorm 2017 berkolaborasi dengan merk perawatan pria ternama dunia, L’Oréal Paris Men Expert yang memberikan tantangan bertajuk “Disrupt Men’s Grooming with Life-changing Innovation”.

Head of Human Resources L’Oréal Indonesia, Restu Widiati,  melalui siaran pers yang diterima Marketplus.co.id, Senin, 10 April 2017 malam, mengemukakan jika L’Oréal Brandstorm adalah salah satu kompetisi terbesar dunia bagi mahasiswa yang telah menarik lebih dari 95 ribu peserta di lebih dari 58 negara selama 25 tahun. Secara konsisten L’Oréal global menurut Restu menjalankan program ini untuk menemukan bakat-bakat calon pemimpin berprestasi di masa depan.

Pada tahun 2017 ini, Restu mengungkapkan jika Brandstorm tampil baru, lebih besar dan lebih baik untuk menjangkau talent terbaik dengan profil yang beragam. Brandstorm menurutnya bertransformasi dari sebuah kompetisi marketing menjadi inkubator inovasi dan sumber daya manusia dan terbagi dalam dua kategori yaitu Brand challenge yang selama ini sudah diperlombakan dan untuk pertama kalinya dalam sejarah yaitu kategori Tech challenge.

Selain itu, Restu menambahkan juga diberikan penghargaan khusus yaitu CSR award untuk tim yang memberikan inovasi berkelanjutan. Sebagai apresisasi khusus kepada pemenang Brand Challenge yang mendapatkan nilai tertinggi, Restu mengatakan L’Oréal Indonesia memberikan hadiah perjalanan ke Korea Selatan untuk membuka wawasan mereka.

“Mengenai pasar kecantikan dan marketing digital,” ujarnya.

Restu mengutarakan jika pada tahun-tahun sebelumnya pendaftaran Brandstorm hanya dibuka untuk mahasiswa dari universitas rekanan, maka pada tahun 2017 ini, pendaftaran dibuka secara online sehingga memungkinkan semua mahasiswa di Indonesia untuk berpartisipasi dan membentuk satu kelompok lintas jurusan dan bahkan universitas. L’Oréal menurut Restu juga memberikan fasilitas e-learning yang dapat diakses oleh para peserta mahasiswa dan pembimbingnya.

“Untuk mempersiapkan proposal mereka,” katanya.

Di Indonesia Brandstorm telah digelar untuk kedelapan kalinya. L’Oréal Indonesia dengan bangga mengumumkan dua tim pemenang nasional yaitu Prahara sebagai pemenang Brand Challenge dan Ganeshanovation sebagai pemenang Tech Challenge yang akan diuji kembali di tingkat regional mewakili Indonesia. Sementara Tim Monet juga terpilih menjadi penerima CSR Award.

Cut Farisa Machmud mewakili tim Prahara mengungkapkan jika dirinya merasa masih tidak percaya, akhirnya kerja keras tim berbuah hasil terbaik. Terpilih sebagai pemenang nasional Brand Challenge L’Oréal Brandstorm menurutnya adalah mimpi yang menjadi kenyataan.

Cut juga mengucapkan terima kasih untuk bimbingan dari dosen, coach di L’Oréal dan dukungan teman-temannya semua. Menurutnya perjalanan tim masih panjang. Cut berharap semoga tim bisa lolos di tingkat regional dan terpilih mewakili Indonesia.

“Ke tingkat internasional di Paris,” ujarnya.

Rifhal Julian mewakili tim Ganeshanovation mengutarakan melalui kompetisi L’Oréal Brandstorm 2017 ini, timnya belajar banyak hal baru, mulai dari lebih memahami kebutuhan pasar dan menggunakan pengetahuan tersebut sebagai dasar pembuatan inovasi yang bisa membantu konsumen dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga melalui inovasi teknologi kami ini, bisa terpilih mewakili Indonesia di tingkat internasional,” katanya.

Editor: Yudho Raharjo

Top