NAVIGATION

TRENDING POSTS

1 Highlight | Hotel | Millenium Hotel Sirih Jakarta

Sambut Tahun Baru 2017 Bersama Millennium Hotel Sirih Jakarta

2 Gaya Hidup | Tekno

Parenting di Era Digital

3 Food &Beverage | Highlight | Products

Mulai 1 April 2017, Ichitan Bagikan Hadiah Rp300 Juta

Dukung Industri Energi Indonesia, Exxon Luncurkan Mobil SHC Pegasus 30

Dukung Industri Energi Indonesia, Exxon Luncurkan Mobil SHC Pegasus 30

Dari Kanan ke Kiri, Osman Durrani, President Director ExxonMobil Lubricants Indonesia; Matti Alemayehu, Senior Researcher, Commercial, Marine, Gas Engine & Aviation Lubricants, ExxonMobil Research and Engineering; dan Sigit W. Wagito, General Manager Indonesia Business Venture ExxonMobil Lubricants Indonesia {Dok:Exxon Mobil Indonesia}

Produk ini mampu menjawab tantangan industri energi dan gas dalam meningkatkan efisiensi serta mengurangi kemungkinan downtime tak terduga.

Marketplus.co.id – ExxonMobil Lubricants Indonesia menggelar Seminar Mesin Gas (Gas Engine Seminar) 2017 serta meluncurkan Mobil SHC Pegasus 30 untuk pertama kalinya di Indonesia. Peluncuran tersebut adalah wujud komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatkan produktivitas dan keberlanjutan bisnis pada industri energi dan gas dalam negeri, sehingga diharapkan dapat turut membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Seminar akan digelar pada 5 April 2017 di Hotel Beach Conrad, Denpasar, Bali. Selama seminar berlangsung, ExxonMobil akan berbagi informasi mengenai jajaran produk pelumas unggulan, khususnya pelumas Mobil SHC Pegasus 30.

Produk ini mampu menjawab tantangan industri energi dan gas dalam meningkatkan efisiensi, mengurangi kemungkinan downtime tak terduga, serta meningkatkan ketahanan peralatan mesin industri dalam jangka panjang. Hal tersebut memungkinkan pelaku industri untuk meningkatkan daya saing bisnis serta kinerja perusahaan.

President Director ExxonMobil Lubricants Indonesia, Osman Durrani,  melalui siaran pers, Selasa, 4 April 2017 mengutarakan siap membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan menghadirkan Mobil SHC Pegasus 30 yang akan meningkatkan produktivitas dan keuntungan perusahaan.

“Sambil mengurangi biaya operasional dan emisi,” katanya.

Data Kementerian Perindustrian menunjukkan bahwa gas alam akan menjadi sektor industri dengan kebutuhan energi terbesar. Pada 2025, gas alam diproyeksikan akan menyerap energi sebesar 1.360″ juta british thermal unit (mmbtu), atau 51,2 persen dari total penggunaan energi sektor industri.

Kebutuhan energi tersebut dapat ditekan apabila semua pihak menjalankan program efisiensi energi. Salah satu cara mengurangi konsumsi energi tanpa menganggu tingkat produksi energi adalah dengan menggunakan pelumas mesin gas yang dapat diandalkan untuk memenuhi kinerja yang aman, efisien serta ramah lingkungan.

General Manager Indonesia Business Venture, ExxonMobil Lubricants Indonesia, Sigit W. Wagito, mengatakan industri energi dan gas harus meningkatkan daya saing dan produktivitas untuk mencapai target pertumbuhan industri, seiring dengan komitmen pemerintah untuk menyediakan kebutuhan listrik sebesar 35.000 MW hingga 2019.

Pelumas menurut Sigit adalah bagian penting dari performa mesin. Sigit mengatakan perusahaan harus memastikan mesin diberi pelumas terbaik sehingga terus beroperasi tanpa gangguan.

“Dalam jangka waktu yang lama,” katanya.

Senior Researcher for Commercial, Marine, Gas Engine & Aviation Lubricants ExxonMobil Research and Engineering, Matti Alemayehu, menambahkan Mobil SHC Pegasus 30 diformulasikan dengan teknologi berbahan dasar viskositas dan sistem aditif canggih yang mampu menjamin keberlanjutan, meningkatkan efisiensi bahan bakar, menghemat konsumsi pelumas dan mengurangi emisi.

“Sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap keausan dan korosi mesin,” katanya.

Di tengah ketatnya persaingan bisnis, para pelaku industri perlu memperhatikan faktor efisiensi, baik dari segi teknis maupun produktivitas, agar dapat meningkatkan kinerja perusahaan. Di Texas, Amerika Serikat, sebuah perusahaan energi mengoperasikan mesin Waukesha 9390 untuk mengekstraksi gas alam dari serpihan dan formulasi padat lainnya dengan cara yang aman dan ramah lingkungan.

Dengan menggunakan Mobil SHC Pegasus 30 yang diusulkan seorang Teknisi Lapangan ExxonMobil, perusahaan berhasil memperpanjang periode pergantian pelumas, mengurangi downtime peralatan dan meningkatkan produktivitas perusahaan, sehingga mendorong penghematan tahunan sebesar 24 ribu dollar Amerika Serikat.

Selama lebih dari 150 tahun, ExxonMobil telah menjadi inovator dalam teknologi pelumasan dan menghasilkan pelumas-pelumas terobosan untuk berbagai mesin industri. Didukung berbagai program dan perangkat yang sesuai dengan kebutuhan bisnis, ExxonMobil terus membantu berbagai perusahaan yang menggunakan pelumas unggulan Mobil SHC Pegasus 30 untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan bisnis.

Editor: Yudho Raharjo

Top