NAVIGATION

Jumlah Startup Indonesia Tertinggi di Asia Tenggara

Jumlah Startup Indonesia Tertinggi di Asia Tenggara

Cre8 Community and Workspace yang memfasilitasi ruang kerja bagi pelaku startup di Jakarta {Dok: Cre8 Community and Workspace}

Angka ini diprediksi akan bertumbuh sekitar 5 hingga 6,5 kali lipat menjadi sekitar 13 ribu pada tahun 2020 mendatang.

Marketplus.co.id – Tren transformasi digital yang kini diadopsi oleh berbagai sektor usaha baik di negara maju, dan negara berkembang seperti Indonesia membuat kebutuhan akan ruang kerja atau working space semakin meningkat seiring pertumbuhan bisnis startup atau bisnis rintisan.

CEO Cre8 Community and Workspace Indonesia, Erwin Soerjadi, melalui siaran pers yang diterima Marketplus.co.id, Rabu, 29 Februari 2017 mengemukakan, Cre8 Community and Workspace hadir sebagai aplikasi penyedia ruang perkantoran yang menjadi wadah pelaku usaha startup untuk berkembang, dan berinovasi.

Erwin mengatakan Cre8 Community and Workspace Indonesia, menghadirkan alternatif pilihan untuk memenuhi kebutuhan pelaku startup terhadap ruang kantor dan fasilitasnya. Selain itu, Erwin menambahkan jika Cre8 Community and Workspace Indonesia juga mendesain tempat ini minim distraksi.

“Sehingga penyewa dapat lebih fokus melakukan aktifitas bisnisnya,” katanya.

Menurut Erwin keberadaan working space menjadi salah satu pendorong pertumbuhan startup dalam negeri. Bisnis tersebut kata Erwin menunjukan peningkatan yang cukup signifikan dari tahun ke tahun. Indonesia sendiri, menurutnya tercatat sebagai negara dengan jumlah startup tertinggi di kawasan Asia Tenggara, yakni sekitar dua ribu ‘pemain’ startup. Angka ini diprediksi bakal bertumbuh sekitar 5 hingga 6,5 kali lipat menjadi sekitar 13 ribu pada tahun 2020 mendatang.

Erwin menambahkan pertumbuhan dunia startup di Indonesia sangat pesat. Setiap bulannya, bermunculan founder-founder baru yang membuat aplikasi seperti games, perdagangan atau e- commerce, aplikasi transportasi, dan lain sebagainya.  Pertumbuhan itu menurut Erwin juga dipicu dari penggunaan internet dan media digital.

“Yang telah menjadi habit masyarakat kita,” ujarnya.

Cre8 Community and Workspace yang memfasilitasi ruang kerja bagi pelaku startup di Jakarta {Dok: Cre8 Community and Workspace }

Erwin, yang juga menjabat sebagai Ketua Kompartemen Ekonomi Kreatif Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), tersebut mengatakan, Cre8 Community and Workspace dapat memenuhi kebutuhan pelaku startup di seluruh wilayah Jakarta karena letaknya yang strategis, dan mudah diakses.  Meskipun terbilang baru, member Cre8 Community and Workspace telah mencapai puluhan.

Tahun ini, Erwin menargetkan ratusan member untuk bergabung. Dia menjelaskan jika member bukan hanya akan mendapatkan ruang kerja dengan fasilitas premium, namun juga berkesempatan untuk mengikuti mentoring bisnis yang  diadakan secara berkala dengan menghadirkan narasumber yang sudah expert.

“Di industri stratup dan bisnis digital,” katanya.

Erwin menambahkan hal penting lainnya dari keberadaan coworking space adalah para pelaku startup dapat bertemu dengan pelaku startup lainnya, atau pekerja dengan latar belakang berbeda seperti freelancer, desainer, atau investor yang juga melakukan aktifitas bisnis di tempat yang sama.

Lingkungan di Cre8 Community and Workspace menurut Erwin menjadi lebih seperti komunitas. Para member menurutnya sering melakukan interaksi dengan member lain dengan berbagai latar belakang usaha, sehingga membuka potensi untuk membangun kolaborasi bisnis.

“Yang saling menguntungkan,” ujarnya.

Special untuk member yang baru pertama kali bergabung, Cre8 Community and Workspace menawarkan tarif sangat murah, yakni Rp500 ribu selama satu bulan penuh.  Dengan tarif tersebut, member sudah dapat memakai fasilitas ruang perkantoran, ruang meeting, dua kali sesi mentoringship, dan fasilitas lounge and café di seluruh kantor Cre8 community and Workspace. 

Prinsipnya kata Erwin, Cre8 Community and Workspace, membantu agar para pelaku startup bisa mendapatkan pelayanan dan fasilitas coworking space.

“Dengan harga yang terjangkau,” katanya.

Editor: Yudho Raharjo

Top