NAVIGATION

Gandeng Unilever, Alfacart Fokus di Penjualan Groceries Pada 2017

Gandeng Unilever, Alfacart Fokus di Penjualan Groceries Pada 2017

Official Store Unilever di Alfacart.com {Dok:Alfacart}

Untuk memperbesar kategori dengan produk-produk terbaik.

Marketplus.co.id – Melihat data penjualan Alfacart.com hingga Desember 2016, kategori groceries menyumbang kontribusi penjualan terbesar yaitu 62,7 persen. Pada 2017, Alfacart.com akan semakin fokus di kategori ini dengan salah satu strateginya menggandeng Unilever sebagai strategic partner.

Chief Commercial Officer Alfacart.com, Ernest Tjajana melalui siaran pers yang diterima Marketplus.co.id, Kamis, 23 Maret 2017, mengemukakan jika Groceries menjadi kategori unggulan Alfacart.com. Karena itu menurutnya, Alfacart.com perlu menggandeng produsen Fast Moving Consumer Goods (FMCG) besar seperti Unilever untuk memperbesar kategori ini dengan produk-produk terbaik. Sekarang Unilever menurut Ernest telah resmi membuka Official Store di Alfacart.com dengan dua program utama.

“Yaitu Unilever Day dan Unilever Subscriber,” katanya.

Head of Ecommerce Unilever Indonesia, Hira Triadi, mengungkapkan menyambut baik kerja sama ini. Walau pasar offline, baik tradisional maupun modern menurut Hira masih menjadi yang terbesar dalam menyumbang kontribusi terhadap penjualan Unilever, namun dia melihat tren pembelanja sekarang ini sudah mulai merambah ecommerce sebagai salah satu pilihan tempat.

“Untuk berbelanja rutin,” katanya.

Hira mengatakan Unilever ingin memastikan bahwa kami dapat memberikan pelayanan kepada konsumen kami di segala channel yang mereka pilih. Untuk bisnis Unilever, Hira mengatakan fokus di e-commerce berarti juga mulai merintis bisnis kami di masa depan.

“Jadi ketika bisnis FMCG di e-commerce sudah besar, kami sudah siap bersaing di channel ini,” ujarnya.

Kategori groceries membawa Alfacart.com masuk dalam 7 besar ecommerce Indonesia menurut Peringkat E-Commerce Indonesia yang dirilis iPrice.

Chief Executive Officer Alfacart.com, Catherine Hindra Sutjahyo,   mengatakan dalam usia kami yang baru 10 bulan, Alfacart.com sudah dipercaya menjadi salah satu e-commerce yang dipilih untuk berbelanja online. Walau bisa dibilang sebagai pemain termuda dibanding yang lain yang telah menjalankan bisnis tersebut empat hingga lima tahun yang lalu, langkah Alfacart menurut Catherine ketika masuk sudah benar.

Alfacart.com menurut Catherine hadir sebagai e-commerce yang sudah di-Indonesia-kan dengan layanan online to offline (O2O)-nya. Selain itu, Catherine yakin jika Alfacart juga didukung pula dengan kepercayaan masyarakat Indonesia yang sudah terbentuk kepada Alfa Group.

“Terutama sebagai penyedia produk kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Catherine menambahkan belum banyak e-commerce yang besar di kategori groceries, ecommerce lainnya paling banyak bermain di kategori gadget dan fashion. Alfacart menurutnya masuk di kategori groceries dan akhirnya bisa bersaing serta menjadi #1 top of mind untuk berbelanja online kebutuhan sehari-hari, walau juga tetap menyediakan produk terbaik di kategori lainnya seperti gadget dan elektronik serta fashion.

“Termasuk kebutuhan gaya hidup lainnya,” ujarnya.

Langkah Alfacart.com sudah benar ketika masuk dengan fokus di groceries, karena masih ada potensi besar di kategori ini. Menurut data Kantar Worldpanel, sebuah perusahaan riset pasar, secara global penjualan online produk groceries bertumbuh sebesar 15 persen hingga akhir tahun dan memiliki nilai pasar 4,4 persen. Walau di Indonesia, negara dengan pertumbuhan FMCG sebesar 4,8 persen mengalahkan Asia yang hanya sebesar 3 persen, penjualan onlinenya masih dibawah 1 persen, tidak sebesar negara lain yang pertumbuhan FMCG lebih rendah dari Indonesia.

Mengapa demikian? Pertumbuhan ecommerce di Indonesia memang terus berkembang, namun belum sedewasa negara lain yang sudah siap secara infrastruktur dan masyarakatnya. Namun tetap Indonesia memiliki potensi sebagai negara e-commerce tertinggi di Asia dengan perkembangan ecommerce tercepat di dunia yaitu sekitar 38 persen.

Official Store Unilever

Dari data Alfacart.com untuk belanja produk kategori groceries setiap bulannya, rata-rata sebesar 81,8 persen konsumen berbelanja produk yang sama dengan jumlah yang sama pula. Yang berbeda hanya kebutuhan tambahan lainnya seperti gadget, elektronik, fashion atau lifestyle. Data tersebut yang menjadi dasar dari program Unilever Subscriber yaitu paket belanja bulanan hemat. Ada dua paket pilihan: paket berlangganan enam bulan dan paket berlangganan 12 bulan.

Selain memudahkan karena tidak harus mengulang membuat list pesanan yang sama setiap bulannya, paket belanja bulanan ini juga tentunya lebih hemat. Gratis satu bulan untuk pembelian paket enam bulan dari harga normal Rp600 ribu menjadi Rp500 ribu dan Gratis dua bulan untuk pembelian paket 12 bulan dari harga normal Rp1,2 juta menjadi Rp1 juta. Tambahan keuntungan lainnya bagi pelanggan yang membeli paket berlangganan 1 tahun, yaitu bonus pulsa sebesar Rp200 ribu untuk 100 pendaftar pertama Pulsa akan dikirimkan H+1 ( hari kerja) dari tanggal pembayaran konsumen Cicilan 0% untuk 12 bulan dan cashback dari Bank Permata untuk 50 orang pertama, cashback dari Bank Bukopin untuk 100 orang pertama dimana promo hanya untuk cicilan 12 bulan. Cashback akan diberikan di billing nasabah maksimal di bulan ketiga.

Bagi konsumen dengan kebutuhan groceries yang tidak sama setiap bulannya, tetap bisa menikmati harga hemat dari 100 produk Unilever terbaik dengan mengikuti Program Unilever Day setiap hari Rabu, konsumen bisa mendapatkan potongan belanja 20 persen.

Untuk detail cara mengikuti kedua program tersebut, syarat dan ketentuan serta daftar produk, kunjungi Unilever Official Stores di Alfacart.com http://www.alfacart.com/unilever-deals-corner di desktop, mobile atau melalui aplikasi.

Online to Offline

Kedua program tersebut tetap bisa diikuti oleh konsumen yang tidak memiliki kartu kredit. Dengan salah satu fitur O2O Alfacart.com yaitu Pay at Store, pelanggan bisa membayar melalui toko yang dipilih dari 12 ribu toko Alfamart seluruh Indonesia.

Alfacart.com pun memberikan pilihan cara antar pesanan, selain dikirim ke rumah, yaitu Pick Up at Store, jadi konsumen bisa mengambil sendiri belanjaannya, misalnya saat pulang kantor atau pulang menjemput anak sekolah, bisa mampir ke Alfamart terdekat untuk mengambil pesanannya, sehingga lebih fleksibel baik dalam waktu maupun lokasi pengambilan pesanan.

Editor: Yudho Raharjo

Top