NAVIGATION

TRENDING POSTS

1 Highlight | Hotel | Millenium Hotel Sirih Jakarta

Sambut Tahun Baru 2017 Bersama Millennium Hotel Sirih Jakarta

2 Gaya Hidup | Tekno

Parenting di Era Digital

3 Food &Beverage | Highlight | Products

Mulai 1 April 2017, Ichitan Bagikan Hadiah Rp300 Juta

Beroperasi Setahun di Indonesia, Tribe Diunduh 850 Ribu Pengguna

Beroperasi Setahun di Indonesia, Tribe Diunduh 850 Ribu Pengguna

Tampilan aplikasi Tribe di Indonesia {Dok:Tribe Indonesia}

Persaingan di pasar Video On Demand dan TV Streaming di Indonesia berlangsung sangat sengit.

Marketplus.co.id – Tribe, Layanan Video on Demand dan TV Streaming berbasis aplikasi di Smartphone, TRIBE merayakan hari jadinya yang pertama pada bulan Maret 2017.

Selama satu tahun beroperasi di Indonesia Tribe sudah diunduh sebanyak hampir satu juta kali, tepatnya sebanyak 850 ribu download. sebuah pencapaian yang sangat baik untuk kategori layanan yang sejenis.

Country Head of Tribe Indonesia, Rasyefki Sultani, melalui siaran pers, Jumat, 31 Maret 2017 mengemukakan persaingan di pasar Video On Demand dan TV Streaming di Indonesia sangat sengit. Menurutnya banyak pemain yang saat ini ada di industri tersebut, sehingga Tribe menurut Sultani sangat bersyukur dengan apa yang telah dicapai.

“Dalam waktu yang singkat ini,” katanya.

Sultani mengatakan 850 ribu download dalam setahun diperoleh Tribe dengan cara yang tentunya tidak mudah. Dia mengatakan sebagai pemain baru, Tribe tentunya memiliki keterbatasan untuk berpromosi di media-media utama seperti media luar ruang, TV atau koran besar. Namun Sultani mengatakan Tribes mencoba untuk memaksimalkan promosi di dunia digital.

“Dan social media,” ujarnya.

Selain itu, Tribe juga berusaha untuk menonjolkan keunikan dari produknya yang tidak dimiliki oleh pesaingnya, dimana saat ini di Indonesia Tribe adalah satu-satunya layanan Video on Demand yang juga memiliki sekaligus layanan TV Streaming, dengan channel premium yang biasanya hanya bisa ditonton di TV Kabel atau TV berlangganan seperti Fox Sports, KBS, TvN, Thrill, Kix dan masih banyak lainnya.

Chief Executive Officer Tribe, Iskandar Samad, mengatakan ibaratnya jika memiliki Tribe itu seperti punya TV Kabel yang bisa dibawa kemana aja.

“Dan asiknya lagi kalau ketinggalan bisa nonton rekaman di library,” katanya.

Peringatan ulang tahun pertama Tribe di Indonesia {Dok: Tribe Indonesia}

Konten layanan Tribe saat ini di dominasi oleh drama dan reality show Korea, Live Sports, kartun Anime, film Asia dan Indonesia serta film Hollywood khususnya yang bergenre action dan horror. Bahkan Tribe juga sudah memproduksi dua film pendek yang disutradarai oleh sutradara terkenal Indonesia yaitu Joko Anwar dan Angga Dwi Sasongko.

Sebagai upaya memperkaya jenis tayangan, saat ini Tribe juga mulai aktif mencari partner atau pihak yang mau bekerja sama dalam membuat dan memproduksi konten-konten video yang menarik untuk bisa di tayangkan di Tribe.

Sultani mengatakan Tribe mengetahui jika di Indonesia banyak kreator-kreator muda yang memilikii karya yang baik. Tribes menurutnya ingin mengajak mereka bekerja sama untuk membuat tayangan.

“Yang nantinya akan kita tampilkan dan kita promosikan di Tribe,” ujarnya.

Dalam setahun beroperasi di Indonesia selain sudah di unduh hampir satu juta kali, angka pelanggan aktif per bulannya berada di kisaran rata-rata 250 ribu setiap bulannya. Tribe memberi gratis uji coba selama 30 hari untuk pelanggan barunya. Sejak awal tahun 2017, Tribe memberikan harga promosi berlangganan sebulan hanya Rp15 ribu untuk bisa mengakses semua layanannya. Biaya berlangganan bisa dengan cara potong pulsa atau lewat marketplace online seperti Elevenia yang pembayarannya bisa lewat ATM atau Indomaret.

Iskandar menambahkan dapat dikatakan jika Tribe adalah layanan TV Kabel dan Video on Demand yang memberi best value dengan biaya paling terjangkau di Indonesia.

“Karena sepertinya belum ada layanan TV kabel yang harganya sekompetitif kami,” katanya.

Bukan hanya itu, Iskandar menekankan jika layanan Tribe bisa dibawa dan ditonton dimana saja dan kapan saja.

“Sudah begitu, masih dapat gratis 30 hari lagi,” ujarnya.

Editor: Yudho Raharjo

Top