NAVIGATION

Sepuluh Tips Membangun Personal Branding

Sepuluh Tips Membangun Personal Branding

Salah satunya adalah gunakan nama yang konsisten pada semua jejaring sosial sehingga nama tersebut akan selalu melekat kepada diri Anda.

Oleh: Reza Setiawan

Setiap hari, kita selalu berhadapan dengan pemilihan brand atau merek dari produk yang kita konsumsi. Mulai dari saat menikmati sarapan seperti merek kopi atau minuman lainnya, hingga pada pilihan merek produk ketika menjelang tidur seperti jenis bacaan hingga program televisi. Namun tanpa kita sadari, setiap hari juga kita dihadapakan pada kesempatan untuk memperkenalkan merek pribadi kita atau yang dikenal sebagai personal branding.

Hampir setiap hari, para profesional berinteraksi dengan orang baru, baik dalam kesempatan formal maupun non-formal. Ditambah dengan maraknya jejaring sosial saat ini, membuat kita semakin lebih sering lagi berinteraksi dengan semakin banyak orang.

Justru pada saat berinteraksi itulah, kita sebagai invidividu, baik dalam situasi formal maupun non-formal berkesempatan untuk memperkenalkan “brand” diri yang mudah untuk diingat atau bahkan mungkin akan membuka peluang masa depan yang lebih besar lagi. Tetapi pernahkah Anda secara serius memikirkan bahkan merencanakan dengan serius gambaran apa yang akan diproyeksikan dari nama kita tersebut sebagai sebuah brand yang dapat mudah diingat orang?

Terminologi Personal Branding sendiri pertama kali dipergunakan dan oleh seorang penulis Amerika Tom Peters pada tahun 1997.  Personal Branding dipahami sebagai penciptaan sebuah aset pada seorang profesional ataupun individu termasuk pada cara mereka berinteraksi secara sosial, bentuk tubuh, cara berpakaian, penampilan serta pengetahuan mereka yang akan membedakan seorang individu menjadi mudah diingat dan dikenali. Hal tersebut sangat dibutuhkan karena semakin maraknya dunia profesional dengan beragam individu yang saling bersaing untuk menjadi yang terbaik.

Lalu, jika memang Personal Branding itu sangat dibutuhkan, bagaimanakah cara kita membentuknya? Berikut adalah sepuluh tips singkat yang dapat membedakan kita dari yang lain untuk mulai membangun Personal Branding:

  1. Bila memasukan foto profil diri pada jejaring sosial, gunakan foto yang mencerminkan diri Anda sebenarnya yang akan mendukung dan membantu dalam menciptakan brand Bila memungkinkan gunakan foto hasil bidikan seorang fotografer profesional dan usahakan untuk berpenampilan rapi.
  2. Gunakan nama yang konsisten pada semua jejaring sosial sehingga nama tersebut akan selalu melekat kepada diri Anda.
  3. Rencanakan secara matang goal/hasil akhir yang ingin dicapai dalam pembentukan brand Anda yang ingin dikenal oleh publik.
  4. Jadilah seorang ahli dalam bidang maupun industri Anda. Jika anda belum memiliki kemampuan tersebut, segeralah kuasai. Kini semakin banyak kesempatan untuk memperkaya diri dengan beragam ilmu melalui webinar (seminar online) yang diberikan secara cuma-cuma oleh beragam institusi.
  5. Posisikan diri Anda secara strategis di pasar, cari kesempatan baik untuk tampil beda dan mudah diingat.
  6. Ciptakan sebuah situs profesional personal Anda seperti pada akun profesional LinkedIn atau sejenisnya.
  7. Berikan informasi yang lengkap dan akurat mengenai diri Anda. Hal itu sangat penting bagi prospek bisnis Anda kedepan sekaligus untuk mendapatkan gambaran singkat mengenai siapa Anda.
  8. Berikan selalu informasi menarik bila memungkinkan, ciptakan blog dan tawarkan informasi menarik kepada para pembaca Anda. Melalui informasi yang tersedia, pembaca akan mencari Anda jika membutuhkan informasi lebih lanjut.
  9. Ikut berpartisipasi dalam beberapa kegiatan sosial yang sesuai dengan brand yang ingin Anda bentuk. Bila memungkinkan, hadirilah konferensi atau seminar dimana Anda berkesempatan untuk bertemu dan berinteraksi dengan orang-orang baru.
  10. Belajarlah untuk menggunakan social media secara efektif dan efisien. Saat ini social media menjadi platform bisnis yang sangat berpengaruh untuk sebuah kesuksesan.

Editor: Yudho Raharjo

Top