NAVIGATION

Pakar: Tahun Ini, Pengiklan Harus Lebih Fokus ke Targetnya

Pakar: Tahun Ini, Pengiklan Harus Lebih Fokus ke Targetnya

Ilustrasi iklan {www.pexels.com}

Perhatikan waktu dan konten yang masih relevan.

Marketplus.co.id – Robert Wildner, VP Media Operations dari Glispa Global Group untuk produk Ampiri, memberikan pandangannya tentang mobile native ads di tahun 2017. Menurutnya, jika 2016 adalah masa dimana semua membahas hadirnya mobile native formats dan perpindahan mereka ke iklan yang sudah terprogram, maka di 2017 trendnya masih akan seperti itu, tetapi pengiklan perlu lebih memperhatikan waktu yang tepat dan konten yang masih relevan dengan targetnya.

Melalui siaran pers, Selasa, 7 Februari 2017, Robert mengemukakan dalam hal format, native ads sudah membuktikan jika mereka sudah berhasil sejak lama. Menurutnya Native Ads dibuat sesuai dengan konten di sekeliling mereka, dengan maksud mengganggu para pengunjung di halaman tersebut untuk meningkatkan click-through-rates (CTRs). Native ads ternyata menghasilkan CTRs empat kali lebih tinggi dari tradisional display ads.

“Hal tersebut membuktikan kelebihan dari format native Ads,” katanya.

Permintaan native ads, khususnya di telepon seluler, tahun lalu menurut Roberts naik secara stabil, dengan jumlah pengeluaran untuk native ads tumbuh 50 persen. Robert mengatakan industri ini dengan sendirinya menemukan jalan untuk mengukur sebuah iklan melalui cara yang sudah terprogram, sesuatu yang mungkin sudah lama digunakan untuk tradisional banner ads dan format yang sudah berstandar lainnya. Sebagai hasilnya, standar teknis untuk native mobile ads telah diperkenalkan dan diadopsi sepanjang tahun 2016. Dengan semua hal ini, banyak layanan yang mulai menawarkan pembelian dan penjualan otomatis untuk native mobile ads.

“Melalui pertukaran program,” ujarnya.

Pada 2017, sebagai implementasi teknis dari standar-standar tersebut yang makin meluas dan native ads semakin bisa diimplementasikan dengan lebih mudah, industri ini menurut Robert perlu memastikan manfaat utama dari native ad – menjadi sangat mengganggu- agar tidak dihilangkan. Robert mengingatkan pengembang aplikasi dan para pengiklan sama-sama perlu bertanya pada diri mereka sendiri, sebenarnya apa yang membuat sebuah native ad berhasil?

Pada tahun yang akan datang, Robert mengatakan iklan di telepon seluler akan dipenuhi dengan native ads, waktu, dan data. Menurutnya kita perlu melihat kesempatan yang lebih banyak pada dua spesifik area: pengaturan waktu dan relevansi konten pada mobile native ads. Jadi menurutnya tidaklah cukup membuat tampilan iklan terlihat serupa dengan konten asli di sekitarnya. Sehingga agar terlihat seperti aslinya harus memberikan kesempatan para pengembang untuk memikirkannya.

Optimalisasi Pengembang Aplikasi

Dengan banyaknya pengembang aplikasi yang saat ini mulai menyediakan native ad di dalam aplikasi mereka, berarti mereka juga harus mulai memberikan lebih banyak perhatian kepada alur penggunaan di dalam aplikasi mereka untuk memastikan kalau mereka menampilkan native ads di saat yang tepat.

Walaupun menurut Robert jika sebuah iklan sudah menyerupai konten di sekitarnya, ini tetap bisa mengganggu jika ditampilkan pada waktu yang salah. Alur penggunaan menjadi suatu hal yang penting dalam memastikan sebuah iklan dipicu pada saat yang tepat ketika pengguna yang paling mungkin mau mengklik iklan di atasnya.

Harapan Pengiklan

Untuk menghindari jatuhnya native ads, pengiklan akan mulai mengharapkan penggunaan data yang lebih baik untuk memastikan iklan mereka telah meraih orang yang tepat. Penyedia native ad yang memiliki akses kepada database profil pengguna yang luas, khususnya mereka yang bisa menyimpan data tingkah laku pengguna, menurut Robert akan lebih bisa menawarkan target yang lebih sesuai untuk memastikan iklan tersebut tidak hanya sesuai dengan konten yang disekitarnya, tetapi juga dengan menawarkan konten yang disukai atau diinginkan pengguna.

“Pada saat yang tepat,” katanya

Robert berujar pertumbuhan yang luar biasa dari iklan yang sudah terprogram tersebut adalah sebuah bukti dari standar teknis yang sedang dilaksanakan, karena pada tahun 2017 dia memperkirakan akan ada lebih banyak budget yang dialokasikan untuk iklan terprogram di telepon seluler. Tanggung jawab menurutnya akan ada pada tenaga pemasaran di industri mobile advertising untuk memastikan bahwa native ads menjadi lebih relevan.

“Karena mereka akan lebih berkembang,” katanya.

Editor: Yudho Raharjo

Top