NAVIGATION

Strategi BPJS Ketenagakerjaan Berdayakan Penyandang Disabilitas

Strategi BPJS Ketenagakerjaan Berdayakan Penyandang Disabilitas

Melibatkan Tokopedia dan GIZ.

Marketplus.co.id – Dalam mewujudkan nawacita pemberdayaan penyandang disabilitas secara inklusif, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan bersama dengan Tokopedia dan Social Protection Programme—yang diimplementasikan oleh Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH menyelenggarakan serangkaian kegiatan pelatihan bagi penyandang disabilitas di Yayasan Annika Linden, Bali, Selasa, 24 Januari 2017.

Inisiatif ini adalah tindak lanjut program GN Lingkaran yang dilaksanakan Desember 2016 silam. BPJS Ketenagakerjaan, bekerja sama dengan Bank Pembangunan Daerah Bali dan Bank Negara Indonesia, memberikan bantuan iuran program BPJS Ketenagakerjaan kepada para pekerja penyandang disabilitas.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Wilayah, Banuspa Kuswahyudi, melalui siaran pers, Selasa,24 Januari 2017 mengatakan kegiatan ini adalah wujud nyata perhatian BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan menyeluruh kepada para pekerja di Indonesia. Dia mengharapkan dengan melakukan inisiatif-inisiatif strategis seperti ini, dalam jangka pendek dapat memberdayakan penyandang disabilitas melalui penciptaan tenaga kerja dan lapangan pekerjaan bagi penyandang disabilitas, dan dalam jangka panjang dapat meningkatkan kemandirian penyandang disabilitas.

“Secara ekonomi, sosial dan budaya,” katanya.

Peserta pelatihan kali ini berasal dari berbagai yayasan penyandang disabilitas di Bali, antara lain Yayasan Bunga Bali, Yayasan Bhakti Senang Hati, Yayasan Cahaya Mutiara, Yayasan Peduli Kemanusiaan dan Yayasan Puspadi. Mayoritas tuna daksa dan beberapa tuna grahita (Yayasan Peduli Kemanusiaan) telah memiliki skill dalam mengembangkan produk sesuai dengan keterampilan masing-masing.

Meskipun telah memiliki kompetensi dalam pengembangan  produk, namun terdapat tantangan besar yang masih dihadapi, salah satunya adalah soft skill dalam pendistribusian dan penjualan produk. Dalam menjawab tantangan ini, Tokopedia selaku e-commerce terbesar di Indonesia dilibatkan untuk mendukung terwujudnya kemandirian para penyandang disabilitas dalam menghadapi ekonomi digital melalui pelatihan pemanfaatan internet dalam berbisnis online.

Communications Lead Tokopedia Siti Fauziah mengatakan misi Tokopedia adalah pemerataan ekonomi digital. Tokpedia menurut Siti Fauziah yang akrab disapa Puji ingin memastikan siapa saja bisa mewujudkan mimpi untuk membangun bisnis, dimulai dari Tokopedia.

Siapa saja menurut Puji bisa menikmati pengalaman berbelanja online yang transparan, efisien dan aman, dimulai dari Tokopedia. Tokopedia menurut Puji percaya jika setiap individu bisa menciptakan peluangnya masing-masing.

“Tidak terkecuali penyandang disabilitas,” katanya.

Pelatihan tersebut di sisi lain juga didukung oleh GIZ melalui kegiatan peningkatan kapasitas serta assessment penciptaan tenaga kerja dan lapangan pekerjaan yang kondusif bagi pekerja penyandang disabilitas. Inklusivitas penyandang disabilitas, khususnya dalam program perlindungan sosial, adalah salah satu dukungan utama Pemerintah Republik Federal Jerman kepada Pemerintah Indonesia sejak tahun 2010.

Deputy Director, Social Protection Programme, GIZ, Frank Schneider, mengatakan melalui Program Perlindungan Sosial/Social Protection Programme (SPP), GTZ berusaha mendorong peningkatan penyerapan tenaga kerja dengan disabilitas maupun kemandirian penyandang disabilitas untuk berwirausaha, yang selanjutnya akan berkontribusi terhadap kemandirian ekonomi penyandang disabilitas.

Editor: Yudho Raharjo

Top