NAVIGATION

TRENDING POSTS

1 Highlight | Hotel | Millenium Hotel Sirih Jakarta

Sambut Tahun Baru 2017 Bersama Millennium Hotel Sirih Jakarta

2 Gaya Hidup | Tekno

Parenting di Era Digital

3 Food &Beverage | Highlight | Products

Mulai 1 April 2017, Ichitan Bagikan Hadiah Rp300 Juta

Ingin Jadi Wirausahawan Sosial, Ini Buku eBook Gratis untuk Anda

Ingin Jadi Wirausahawan Sosial, Ini Buku eBook Gratis untuk Anda

Baru saja diluncurkan pada hari ini.

Marketplus.co.id – Di bawah naungan DBS Foundation, PT Bank DBS Indonesia (DBS) mendukung tumbuh kembangnya ekosistem kewirausahaan sosial di Indonesia sejak tahun 2013.

DBS dan UKM Center Fakultas Ekonomi Budaya Universitas Indonesia (UKMC FEB UI) bekerja sama menyusun buku panduan kewirausahaan sosial berformat digital pertama di Indonesia berjudul “Berani Jadi Wirausaha Sosial?” yang diselenggarakan di outlet bisnis salah satu wirausaha sosial, Burgreens, di Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Rabu, 25 Januari 2017.

Head of Group Strategic Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia, Mona Monika, melalui siaran pers, Rabu, 25 Januari 2017 mengatakan kewirausahaan sosial menawarkan cara baru dalam mengatasi masalah sosial. Namun menurutnya tidak sedikit pihak yang ragu cara tersebut dapat dipraktikkan di kehidupan nyata.

Mona mengatakan hal itu terjadi karena praktik organisasi bisnis yang umum ditemui adalah praktik yang bertujuan memaksimalkan laba, bukan untuk menyelesaikan masalah sosial. Namun, membangun solusi atas permasalahan sosial secara mandiri dan berkelanjutan melalui pengamalan prinsip-prinsip bisnis sebenarnya merupakan suatu konsep yang dapat diimplementasikan. Menurut Mona eBook yang diluncurkan bercerita tentang semua itu, sebuah pengenalan, panduan praktis, inspirasi dari kisah nyata, dan referensi hidup bagi seorang pelaku bisnis.

“Atau mereka yang baru memulai sebuah wirausaha sosial,” katanya.

Terdiri dari tujuh bab, eBook ini disusun secara gotong royong. Selain DBS dan UKMC FEB UI, sebanyak 37 kontributor yang merupakan pelaku wirausaha sosial, venture capital, yayasan dan lembaga non-profit, perwakilan pemerintahan yang diwakili Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dan konsultan bisnis turut ambil andil dalam penulisan eBook ini. Mereka memberikan saran dan pengembangan melalui sesi Focus Group Discussion dan sesi wawancara mendalam.

Senior Associate UKM Center FEB Universitas Indonesia, Dewi Meisari, mengatakan kewirausahaan sosial menunjukkan besarnya potensi aktivitas sosial ekonomi sebagai salah satu mesin pendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan. Dewi mengaku sangat antusias dengan hadirnya buku ini karena dapat memberikan pedoman dan inspirasi segar bagi masyarakat yang memiliki semangat untuk membantu dan bergotong royong untuk menanggulangi masalah sosial masyarakat di sekitar kita.

Bersama DBS, Dewi menyadari jika penyelesaian isu sosial merupakan tanggung jawab bersama, baik akademisi, pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat luas.

“Semoga buku ini bisa menjadi referensi untuk bersinergi mendorong tumbuh kembang kewirausahaan sosial di Indonesia,” katanya.

Acara peluncuran buku ini diisi dengan talkshow yang mengupas seluk beluk wirausaha sosial, antara lain Mona Monika, Head of Group Strategic Marketing and Communications Bank DBS Indonesia; Dewi Meisari, Senior Associate UKM Center FEB UI; Fajar Anugerah, Senior Partner Kinara Indonesia; dan Ronaldiaz Hartantyo, Co-founder Mycotech, salah satu wirausaha sosial di Indonesia yang baru menerima program hibah dari DBS Foundation tahun 2016. Acara dibuka oleh Asisten Deputi Peran Serta Masyarakat dan KUMKM Kementerian Koperasi dan UKM Budi Mustopo; dan Kepala UKMC FEB UI T.M. Zakir Machmud.

Selain itu, tamu dan rekan wartawan yang diundang ke acara peluncuran ini juga memiliki kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan sembilan mitra wirausaha sosial DBS lewat sesi speed dating guna mengenal lebih lanjut misi sosial yang ingin dicapai para wirausaha dengan membangun sebuah bisnis.

Sembilan wirausaha sosial ini adalah Agricio, Duanyam, Toraja Melo, Pandawa, Greeneration, Lima Kilo, Krakoa, Koperasi Kasih Indonesia, dan Salam Rancage. Salah satu wirausaha sosial binaan Bank DBS, Burgreens, juga mendemonstrasikan bagaimana cara menyiapkan makanan sehat, sesuai dengan misi sosial bisnisnya untuk mendorong pola makan sehat dan Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM, Prakoso BS membantu membangun Green House bagi para petani lokal dan organik dalam meningkatkan kualitas panen.

Sejak pertengahan tahun lalu, eBook ini telah diperkenalkan ke beberapa kota melalui rangkaian seminar dan diskusi buku dengan komunitas. Hingga saat ini, sebanyak 10.580 pengguna telah mendownload eBook yang dapat diunduh gratis di go.dbs.com/SE-HANDBOOK

Editor: Yudho Raharjo

Top