NAVIGATION

Tiga Produk Andalan Polytron di 2017

Tiga Produk Andalan Polytron di 2017

Smartphone Polytron {Dok: Polytron}

Salah satunya adalah mesin cuci.

Marketplus.co.id – Bisnis yang dimulai dengan memproduksi televisi tabung sekitar empat puluh tahun lalu kini telah sukses berkembang. Berbagai tantangan berat dilaluinya, termasuk krisis ekonomi tahun 1998 silam.

Perjuangan yang dimulai dari titik nol, dari sebuah perusahaan kecil  yang berlokasi di Kudus, Jawa Tengah perlahan bergerak. Berbagai persaingan turut dilalui. Dimasa gejolak tingginya persaingan dari Negara-negara Eropa, Polytron tetap tegak. Beberapa tahun kemudian masuk produk dari negeri Matahari Terbit, tak berapa lama muncul perangkat elektronik dari negeri Ginseng, dan kini Polytron akhirnya bersaing dengan produk-produk elektronik dari negeri Tirai Bambu.

Semua dilalui dengan penuh semangat.  Semangat inovasi dan percaya diri menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan perkembangan perusahaan. Ekspansi selalu dilakukan dengan menciptakan barang yang berkualitas mengedepankan inovasi, peningkatan teknologi dan berusaha menjadi yang terdepan baik dari segi produk, kualitas, kuantitas dan layanan purna jual.

Marketing Director Polytron, Tekno Wibowo melalui siaran pers yang diterima marketplus.co.id, Jumat, 30 Desember 2016 teknologi digital saat ini berkembang dengan sangat pesat. Polytron menurutnya mensiasati peluang tersebut pada perangkat elektroniknya. Tekno menganggap era digital telah membuat manusia memasuki gaya hidup baru.

“Yang lebih mudah dan praktis,” katanya.

Tekno memberi contoh teknologi yang diterapkan pada mesin cuci Zeromatic Belleza. Perabot tersebut menurutnya akan memberikan kemudahan pada penggunanya.

Easy to Operate,” ujarnya.

Teknologi yang disematkan di dalamnya menurut Tekno cukup dioperasikan dengan satu sentuhan dan proses mencuci pun langsung berjalan. Semua dimulai dari menimbang beban cucian secara otomatis, menentukan kebutuhan air, pembilasan hingga pengeringan.

“Sehingga lebih hemat air dan listrik,” katanya.

Selain itu, fitur layar sentuhnya juga dilengkapi dengan  MO-TO Control (Move by Touch) dan  Proximity Sensor, dimana lampu panel akan menyala lebih terang saat panel disentuh dan dioperasikan.

Public Relation Polytron, Shasa Eva Marisah, menambahkan Zeromatic Belleza  sangat sempurna karena memiliki fitur/program baru dalam mencuci.

“Yaitu untuk mencuci baju Batik dan Baby Wear,” ujarnya.

Shasa mengatakan saat ini pengguna tidak perlu khawatir lagi baju batik mahal kesayangannya rusak. “Atau pakaian bayi menjadi kasar,” katanya.

Selain mesin cuci, ada smartphone terbaru yang dirilis Polytron dengan fitur yang canggih, Prime 7S. Smartphone tersebut hadir dengan desain body tipis yang elegan, memadukan dual glass body dan metal frame sehingga membuatnya sangat nyaman untuk digenggam.

Smart luxury phone Prime 7S juga dilengkapi dengan rear camera 16-megapixel serta didukung oleh fitur ISOCELL dengan Two-Tone Flash yang mampu menghasilkan foto terbaik dengan warna natural meskipun berada di area yang minim cahaya. Gambar yang diambil dengan kamera canggih Prime 7S juga jernih dan fokus dengan bantuan fitur Phase Detection Auto-Focus Technology (PDAF) yang menangkap fokus target yang bergerak, dengan lebih cepat dan lebih akurat dalam kurang dari 0,3 detik.

Dalam waktu dekat, Polytron juga akan merilis ke pasaran tipe terbaru dari kulkas Belleza. Peluncuran produk-produk tersebut adalah bentuk inovasi, ekspansi dan eksistensi Polytron untuk menciptakan perangkat elektronik yang ramah sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

Marketing Director Polytron, Tekno Wibowo mengatakan pada 2017 mendatang target  produksi elektronik secara keseluruhan dipatok naik menjadi 15 persen. Patokan tersebut menurutnya berimbang dengan proyeksi pertumbuhan sekitar 15 persen untuk lini elektronik dan smartphone. Walaupun untuk lini home appliances Polytron percaya diri pertumbuhan bakal lebih baik, namun Polytron tidak terlalu memasang patok terlalu tinggi,

“Mengingat tahun depan Indonesia akan diramaikan dengan Pilkada,” katanya.

Sedangkan untuk produk smartphone di tahun 2017, Polytron juga akan lebih berkonsentrasi. Semua handphone milik Polytron telah di produksi di Indonesia. Harapannya tahun depan dapat meningkatkan produksi menjadi sekitar lima juta unit handphone per tahun.

Editor: Yudho Raharjo

Top