NAVIGATION

Strategi PT Japfa Comfeed Dukung Swasembada Pangan

Strategi PT Japfa Comfeed Dukung Swasembada Pangan

Antara lain melakukan pendampingan petani.

 

Marketplus.co.id – Perusahaan agribisnis terkemuka, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA), mendukung program kedaulatan pangan  Pemerintah Indonesia. Dukungan tersebut direalisasikan melalui kerja sama pendampingan petani dengan Universitas Lampung.

Kerja sama ini dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama yang ditandatangani  di Kampus Universitas Lampung, Kota Bandar Lampung antara Rachmat Indrajaya,Direktur External Relations PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (Japfa), Rachmat Hidayat, dengan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Lampung, Irwan Sukri Banuwa.

Melalui siaran pers, Jumat, 23 Desember 2016, Rachmat mengutarakan Japfa melihat jika perusahaan swasta mempunyai potensi dan peran yang besar dalam membantu program pemerintah mewujudkan swasembada pangan.

“Khususnya jagung yang menjadi salah satu komoditi utama,” katanya.

Rahmat juga berharap agar pola kerja sama antara akademisi, kalangan bisnis serta para petani dapat dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak petani, dengan cakupan wilayah yang lebih luas lagi.

“Sehingga tidak mustahil swasembada pangan bisa diwujudkan,” ujarnya.

Melalui kerja sama tersebut, Universitas Lampung akan melakukan pendampingan bagi para petani jagung di wilayah Kecamatan Sidomulyo, Katibung, Way Sulan, dan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan dengan area seluas 1.000 hektar. Para petani jagung dampingan ini berpotensi menjadi pemasok jagung hasil produksinya kepada JAPFA yang memiliki komitmen untuk menyerap seluruh jagung produksi para petani dampingan.

Kerjasama selama tiga bulan  sejak Desember 2016 hingga Februari 2017 memungkinkan Universitas Lampung untuk menerjunkan para mahasiswa, dosen, serta peneliti mereka dalam kegiatan pendampingan produksi, pra panen, hingga panen raya. Selain itu, Fakultas Pertanian Universitas Lampung juga akan membuat kajian berdasarkan pendampingan dan penyuluhan yang dilakukannya terkait pola kemitraan ideal untuk memotong rantai distribusi, juga melakukan evaluasi kebijakan mengenai distribusi pupuk bersubsidi di wilayah dampingan.

Pada saat bersamaan, JAPFA melalui anak usahanya, PT Ciomas Adisatwa, juga meresmikan Lab Prosesing Ayam di Laboratorium Lapangan Terpadu Universitas Lampung sebagai sarana edukasi mahasiswa dalam praktek mengolah ayam yang bersih dan sehat. Lab tersebut merupakan salah satu usaha untuk mensosialisasikan Ayam ASUH (Aman Sehat Utuh Halal) kepada masyarakat.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) adalah perusahaan nasional yang bergerak di bidang agribisnis dari hulu hingga ke hilir. Klasifikasi bisnis JAPFA terbagi menjadi empat divisi yaitu unggas, akuakultur, sapi potong serta perdagangan dan jasa lainnya. Divisi Unggas memiliki tiga unit usaha, yaitu unit pakan unggas, unit peternakan unggas, dan peternakan komersial serta konsumen.

Divisi akuakultur terbagi menjadi divisi pakan ikan dan udang. Divisi sapi potong memiliki divisi yang terintegrasi dari mulai peternakan sapi, penggemukan dan pemotongan sapi, juga unit produksi daging. Divisi perdagangan dan jasa lainnya memiliki unit produksi karung plastik, pengolahan bungkil kopra, container depot, dan vaksin binatang ternak, juga manufaktur produk kesehatan.

Editor: Yudho Raharjo

Top