NAVIGATION

Karyawan Grup AXA Berhak Cuti Melahirkan Selama 16 Minggu

Karyawan Grup AXA Berhak Cuti Melahirkan Selama 16 Minggu

Berlaku mulai 1 Januari 2017.

Marketplus.co.id – Karyawan Grup AXA di seluruh dunia akan memperoleh cuti melahirkan atau primary parent leave selama minimal 16 minggu dan cuti kelahiran atau co-parent leave selama empat minggu dengan gaji dibayar penuh.

Sementara AXA di Asia akan menjalankan kebijakan global tersebut terhadap seluruh karyawan di setiap entitasnya terhitung sejak 1 Januari 2017. Kebijakan global tersebut bertujuan untuk mengembangkan pedoman atas kebijakan terkait di semua jaringan mitranya yang terdapat di seluruh wilayah Asia.

Group Chief Executive Officer of AXA, Thomas Buberl melalui siaran pers yang diterima Marketplus.co.id, Selasa, 13 Desember 2016, mengemukakan kebijakan global ini memberikan seluruh karyawan AXA hak dan kesempatan yang sama untuk mengembangkan keluarganya. Thomas percaya jika keseimbangan antara kehidupan profesional dan pribadi adalah sebuah kebutuhan hakiki dalam menunjang kinerja karyawan.

“Dan pencapaian mereka di dunia professional,” katanya.

Untuk mendorong para karyawan guna mendapatkan manfaat dari kebijakan ini, AXA menjamin semua karyawan yang mengambil cuti melahirkan atau kelahiran dapat kembali bekerja di posisi yang sama atau setara dengan gaji serta manfaat yang sama.

Kebijakan baru tersebut akan diperkenalkan kepada seluruh jaringan AXA di Asia dan akan diimplementasikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan negara yang bersangkutan, dengan mempertimbangkan faktor sosial dan budaya setempat.

Country CEO AXA Indonesia Paul-Henri Rastoul mengatakan kebijakan itu menunjukkan komitmen AXA Mandiri dan AXA yang menjadi bagian dari AXA Grup. Sebagai perusahaan yang peduli terhadap tahap-tahap penting dalam perjalanan kehidupan bagi setiap karyawannya, langkah tersebut menurutnya juga menjadi tawaran menarik bagi calon karyawan yang secara langsung berkaitan dengan kesinambungan pertumbuhan bisnis jangka panjang.

“Baik AXA Mandiri maupun AXA,” ujarnya.

Editor: Yudho Raharjo

Top