NAVIGATION

TRENDING POSTS

1 Highlight | Hotel | Millenium Hotel Sirih Jakarta

Sambut Tahun Baru 2017 Bersama Millenniu

2 Highlight | Tekno

Butuh Pelatihan Berkualitas, Kunjungilah

3 Highlight | Tekno

Konten Lokal Merajai Video Terpopuler Yo

Tips Donny de Keizer untuk Para Marketer

Tips Donny de Keizer untuk Para Marketer

31726752_m

Jual Diri

Jangan langsung berpikiran negatif dengan judul artikel diatas. Jual diri disini memang menyasar pada maksud bahwa seseorang harus menjual diri. Artinya adalah mampu menunjukkan kelebihan kelebihan yang dimilikinya. Bahkan sebelum menjual produk atau jasa yang Anda tawarkan,maka pelanggan atau calon pelanggan justru harus “membeli” Anda terlebih dahulu.

Pelanggan tidak akan mau menerima atau membeli apapun yang Anda tawarkan kalau ia belum percaya pada Anda. Karena itu seorang penjual yang baik akan selalu berusaha untuk membuat orang lain percaya padanya. Sebab, sebesar apapun usaha yang dilakukan untuk menjual sebuah produk atau jasa, hal itu tidak akan berjalan maksimal bila si penjual tidak dipercaya oleh calon pembelinya. Hal ini bukan urusan yang mudah. Rekam jejak seseorang dalam menjalankan profesinya pun akan sangat berpengaruh terhadap tingkat kepercayaan pelanggan.

Bila pada masa lampau Anda memiliki rekam jejak yang pernah mengecewakan, walaupun saat itu Anda bekerja pada perusahaan yang berbeda dengan saat ini, tidak serta merta membuat pelanggan mengesampingkan hal itu. Tidak saja merusak citra sebuah perusahaan tempat si penjual itu bekerja namun citra buruk akan terus menghantui oknum penjual itu dimanapun bekerja selama ia tidak pernah berusaha memperbaiki kepercayaan pelanggannya.

Bisa dibayangkan pula bila seorang pelanggan kecewa,ia akan cerita kepada 10 orang calon pelanggan lain sehingga bisa merusak nama baik perusahaan dan mengurangi potensi pasar yang serharusnya bisa diraih. Bukan hanya itu, biaya yang dikeluarkan untuk mencari pelanggan baru jauh lebih mahal dibanding mempertahankan pelanggan lama.

Banyak penjual sukses yang makin hari pelanggan barunya bertambah. Hal ini bisa tumbuh karena “trust” yang dijaga . Satu orang pelanggan yang percaya akan melahirkan calon pelanggan baru hasil rekomendasi pelanggan lama. Mengelola kesetiaan pelangganpun tentu punya cara tersendiri. Kelola dengan baik komunikasi dengan pelanggan secara rutin. Misalnya dengan mengirimkan ucapan selamat ulang tahun atau sekadar menyapa lewat pesan singkat. Kehadiran media sosial saat ini cukup membantu untuk memberi notifikasi kita pada misalnya tanggal ulang tahun seseorang,sehingga bisa jadi pengingat untuk tetap menjaga dan mengelola hubungan.

Dalam dunia dagang, faktor “trust” atau menjaga kepercayaan pelanggan adalah segala galanya. Kehilangan kepercayaan ibarat sama dengan kehilangan nyawa. Karena itu bagi penjual yang baik, ia akan melakukan segala cara untuk tetap menjaga kepercayaan publik pada dirinya. Karena sebelum ia bisa menjual produk atau jasanya, maka ia harus bisa menjual dirinya sendiri.

Mari kita jual diri….

Donny de Keizer

Publicspeaker & TV Broadcaster

CEO Media Dreyasa Komunitama

Twitter @DonnydeKeizer

Top