NAVIGATION

Bisnis dan Akunting Jadi Efisien, Apa Solusinya?

Bisnis dan Akunting Jadi Efisien, Apa Solusinya?

Daniel dan Anthony Kosasih buat plafform Jurnal.id yang telah membantu 2000 pelaku bisnis di Tanah Air.

Marketplus.co.idPeran para teknopreneur adalah kejelian mereka melihat permasalahan dan mencari tahu solusinya melalui kemudahan teknologi. Muncul karena dorongan rasa ingin tahu mereka, Daniel dan Anthony Kosasih kini membuat plafform Jurnal.id yang telah membantu 2000 pelaku bisnis di Tanah Air.

Saat di America, tepatnya bekerja di Microsoft, Seattle, Daniel melihat bahwa pengusaha di sana tidak terseret oleh kewajiban administrasi pembukuan atau perpajakan karena teknologi yang sangat mendukung. Tidak seperti Indonesia, dimana para pengusaha masih menghabiskan waktu berjam-jam setiap harinya untuk administrasi. Karena itu, ia langsung mulai membuat prototype Jurnal.id untuk menyelesaikan masalah ini.

JURNAL

Di sisi lain, Anthony Kosasih saat itu juga sedang terlibat dalam meningkatkan efisiensi usaha keluarganya. Ia tidak dapat menemukan solusi yang tepat, karena mayoritas software yang ada masih dalam bentuk Desktop, dimana bisnis harus berinvestasi minimal 100 juta untuk lisensi software dan mempersiapkan infrastruktur networknya.

Ditambah lagi, Anthony masih harus pusing memikirkan masalah keamanan dan tidak bisa diakses darimana saja – fitur yang sangat dibutuhkan pengusaha yang sering berkeliaran untuk mengejar bisnis. Karena itu, ia memulai Jurnal.id untuk membuat solusi yang tepat dengan harga yang sangat terjangkau.

Akhirnya keduanya bertemu membentuk tim Oktober 2014 dan Beta launch sejak Januari 2015. “Dengan misi ‘Menghubungkan Bisnis dan Akunting;, Jurnal.id memposisikan diri sebagai alat untuk memudahkan dan mempercepat proses pembukuan dan akuntansi pebisnis. Selain itu, Jurnal.id juga ingin menjadi platform yang dapat terintegrasi dengan tools untuk bisnis lainnya, seperti payment, payroll, dan lainnya,” demikian penuturan pendiri Jurnal.id

Jurnal.id adalah software accounting online yang dibuat khusus untuk Indonesia. Peraturan akuntansi dan perpajakan di Indonesia berbeda dengan yang ada di luar negeri, dan keduanya ingin membangun solusi yang sudah disesuaikan untuk Indonesia.

“Proses bisnis yang dijalani di Indonesia pun cukup unik, dan kami dapat mendukung hal tersebut. Salah satu yang sangat penting dalam bisnis adalah layanan support. Banyak orang yang belum peka terhadap teknologi seperti ini walaupun mereka mengerti betapa pentingnya hal itu. Kami dapat memberikan layanan yang jauh lebih baik dibanding produk asal luar negeri (seperti Xero dan QuickBooks) melalui Onsite Meeting, Telpon, ataupun Onlihne Chat,” ungkap Daniel.

Rencana jangka pendek Jurnal.id  adalah mempermudah kolaborasi antara konsultan akuntansi atau perpajakan dengan membangun fitur-fitur untuk lebih mengotomatisasi rutinitas akuntan dan menghitung & mempersiapkan perpajakan. “Kami juga berusaha untuk mengembangkan kemitraan dengan akuntan dan konsultan pajak, dan dengan selesainya fitur ini, nilai yang mereka akan dapatkan dari Jurnal.id akan bertambah,” tutup keduanya. (ANA)

Top