NAVIGATION

Yasha Chatab: Empowered (and Fooled) by Brands

Yasha Chatab: Empowered (and Fooled) by Brands

Belajar kampanye brand yang empowering dari Virginia Slims.

Marketplus.co.id – Di akhir 90an, DJ dan produser dance music Norman Cook alias Fatboy Slim mengeluarkan album yang judulnya “You’ve Come a Long Way, Baby”. Album ini keren banget isinya, tapi inspirasi judul album ini ternyata tidak keren. Jadi judul tersebut adalah tagline kampanye brand rokok Virginia Slims yang ditujukan untuk wanita.

Virginia Slims diciptakan tahun 1968 oleh perusahaan rokok Philip Morris untuk perempuan, dan mengambil momentum munculnya gerakan feminisme, emansipasi, persamaan hak dan independensi perempuan terutama di dunia Barat. Dengan judul kampanye “You’ve Come a Long Way”, target komunikasi rokok tersebut adalah semua wanita yang merasa bahwa they’ve come a long way dari masa lampau yang sulit dalam berprestasi, berkespresi, berkreasi, atau hal-hal lainnya yang dianggap mengekang. Sebuah kampanye yang pintar dan sangat menjerumuskan karena akibatnya fatal. Laporan Surgeon General Amerika menyebutkan bahwa akibat kampanye brand rokok Virginia Slims dan brand-brand lainnya yang juga aji mumpung, jumlah perokok remaja perempuan meningkat tinggi!

Berikut lirik jingle rokok Virginia Slims saat itu:

You’ve come a long way, baby

To get where you’ve got to today

You’ve got your own cigarette now, baby

You’ve come a long, long way

Di masa sekarang, terasa sangat absurd bila kita mendengar ada iklan seperti itu. Apalagi di Amerika Serikat karena pemerintah sudah melarang iklan rokok di radio dan televisi pada tahun 1970.

Kampanye brand yang empowering secara historis terbukti sangat sukses, karena berbicara melalui values. Virginia Slims mengusung nilai-nilai seperti kebebasan, independence, “langsing” atau slimness, attractiveness, glamour, style, taste, dan lainnya.

Nike women, sebagai kontras, juga meraup banyak keuntungan dengan berbagai kampanye dengan tema “Strong” untuk para perempuan. Pendapatan kuartl ┬áNike naik 15 percent dikarenakan usahanya dalam membidik pasar perempuan. Sabun merk Dove juga naik sales nya dari USD 2.5 billion ke USD 4 billion sejak meluncurkan campaign “Real Beauty”. Kampanye dari Nike dan Dove pun sangat positif!

So.. It’s great to be empowered! Tapi awas jangan terjebak… Banyak brand yang produknya baik, namun lebih banyak lagi yang buruk…

 

Yasha Chatab
Group Business Development Director
WIR Group Indonesia
@MrYasha

Top