NAVIGATION

TRENDING POSTS

1 Hotel | Hotel

Ekspansi Parkside Hotels & Resorts di Tanah Air

2 Highlight | Hotel | Millenium Hotel Sirih Jakarta

Sambut Tahun Baru 2017 Bersama Millennium Hotel Sirih Jakarta

3 Gaya Hidup | Tekno

Parenting di Era Digital

SMK Wisuhda Karya Siapkan SDM Terdidik Terlatih Di Bidang Maritim

SMK Wisuhda Karya Siapkan SDM Terdidik Terlatih Di Bidang Maritim

Djarum Foundation tingkatkan sumber daya manusia yang terdidik dan terlatih di bidang kemaritiman dengan program peningkatan kualitas Sekolah Menengah Kejuruan.

Marketplus.co.id – Luas perairan Indonesia yang mendekati 70% dari luas keseluruhan Indonesia membuat Presiden Jokowi menitikberatkan sektor maritim pada salah satu program kerjanya, yakni dengan membangun tol laut. Untuk mewujudkan tol laut tersebut, 5 pelabuhan penting di Indonesia akan dikembangkan dalam 4 tahun mendatang serta dibutuhkan setidaknya 83 kapal kontainer besar, 500 kapal rakyat dan 26 kapal perintis.

Untuk itu diperlukan kekuatan sumber daya manusia yang tidak hanya terdidik, tapi juga terlatih. Kementerian Perhubungan RI mencatat, sekolah pendidikan kepelautan di Indonesia saat ini hanya mampu menghasilkan 5% lulusan dari 69.000 pelaut yang dibutuhkan.

djarum

Djarum Foundation  berpatisipasi meningkatkan sumber daya manusia yang terdidik dan terlatih di bidang kemaritiman dengan mencanangkan program peningkatan kualitas Sekolah Menengah Kejuruan. Djarum Foundation bersama PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesi (SMBCI) dan Sumitomo Mitsui Banking Corporation(SMBC), melaksanakan Nota Kesepakatan (MoU) guna meningkatkan inisiatif sosial di SMK Wisudha Karya pada hari Kamis tanggal 26 Maret 2015. Selain perwakilan dari SMB dan Djarum Foundation, hadir pula Bupati Kudus, Musthofa dan Kepala Sub Divisi Kepelautan dari Kementerian Perhubungan RI, Weku Frederik Karuntu.

Pada tahap awal, mereka melakukan inisiatif bersama dengan membuka 2 paket keahlian pada program studi pelayaran di SMK Wisudha Karya,  Kudus,  Jawa Tengah, yaitu paket keahlian Nautika Kapal Niaga dan Teknika Kapal Niaga.

Menurut Masayuki Shimura, Presiden Komisaris SMBCI dan Managing Director, Head of Asia Pacific Division andEmerging Market Business Division SMBC, pihaknya  mendukung pembangunan sumber daya manusia agar menjadi tenaga kerja profesional dan berkualitas. Dengan begitu, program studi pelayaran yang diterapkan dapat meningkatkan peran Indonesia sebagai penghubung jalur perdagangan dunia.

wishuda karya

SMK Wisudha Karya menjadi satu‐satunya sekolah pelayaran tingkat SM di Indonesia yang memiliki fasilitas Full Mission Bridge Simulator.  Sekolah ini mempersiapkan perwira muda di bidang navigasi kapal niaga melalui paket keahlian Nautika Kapal Niaga. Para calon perwira muda ini dibekali dengan dasar ilmu kepelautan selama 3 tahun, ditambah dengan praktek kerja selama 1 tahun. Lulusannya akan mendapatkan sertifikat Ahli Nautika Tingkat IV, atau Certificate of Competency Class 4 yang diakui dunia internasional.

Paket keahlian lainnnya adalah Teknika Kapal Niaga. Dilengkapi dengan ruang mesin kapal, para calon perwira muda disiapkan untuk menjadi ahli pemesinan kapal niaga. Dengan masa studi yang sama, lulusannya akan mendapatkan sertifikat Ahli teknika Tingkat IV, atau Certificate of Competency Class 4 yang diakui dunia internasional.

Progam Director Djarum, Primadi H. Serad mengatakan,  “Djarum Foundation telah melakukan program peningkatan kualitas Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kudus, Jawa Tengah sejak tahun 2012 lalu.  Dalam program ini, kami fokus mengembangkan beberapa paket keahlian pilihan pada bidang pekerjaan berpenghasilan tinggi, seperti Teknologi Informasi, Teknik Pemesinan, Kuliner, dan Fashion.”

Primadi juga menambahkan, bidang pelayaran merupakan salah satu paket keahlian unggulan yang dikembangkan bersama SMBC. “Lulusan SMK Pelayaran yang tersertifikasi bisa mendapatkan gaji 10 hingga 15 juta jika bekerja di kapal berbendera Indonesia. Jika bekerja di  kapal asing, mereka bisa mendapatkan gaji awal lebih dari 30 juta rupiah per bulan,” imbuhnya. (*/Ags)

Top