NAVIGATION

Monolog Film Indonesia di Mata Tjokro

Monolog Film Indonesia di Mata Tjokro

Garin angkat cerita Raden Haji Oemar Said Tjokroaminoto melalui pertunjukan bertajuk “Monolog Film Indonesia di Mata Tjokro”.

Marketplus.co.id – Garin Nugroho, avant garde sinema Indonesia, kembali mengajak penikmat seni untuk mengenal sejarah tokoh Indonesia dan mengemasnya dalam pertunjukan yang tidak hanya menghibur namun juga mengedukasi. Kali ini, Garin mengangkat Raden Haji Oemar Said Tjokroaminoto, tokoh yang memiliki peran sangat kompleks dalam pembentukan sejarah Indonesia, melalui pertunjukan bertajuk “Monolog Film Indonesia di Mata Tjokro”. Pertunjukan ini diadakan pada 24 Januari lalu di Auditorium Galeri Indonesia Kaya.

HOS Tjokroaminoto (Tjokro) dikenal sebagai salah satu pelopor pergerakan Indonesia dan guru para pemimpin besar, seperti Alimin, Soekarno, Kartosuwiryo, dan Tan Malaka. Beliau adalah pendiri Sarekat Islam yang memperjuangkan hak dan martabat masyarakat Indonesia di awal 1900. Pada periode awal abad ke-20 tersebut, sejarah sinema Indonesia terbangun dengan terbukanya era industri, turisme, komunikasi dan politik. Momen ini menjadi zaman baru yang menuntut hiburan sebagai relaksasi seiring pertumbuhan kota-kota di Jawa sekaligus sebagai media informasi menandai lahirnya abad visual awal.

GARIN NUGROHO DAN WIDYAWATI

“Berbicara mengenai HOS Tjokroaminoto pada dasarnya berbicara tentang asal-usul politik kehidupan berbangsa di masa itu. Kita akan melihat bagaimana kemuliaan dan kehebatan asal-usul politik yang dibawa beliau. Saya ingin menampilkan pemikiran Tjokro yang memengaruhi mulainya sejarah film Indonesia dan mengenalkan beliau sebagai seorang seniman, bukan hanya politikus,” ujar Garin.

Selama kurang lebih 60 menit, Garin Nugroho mengangkat dan menampilkan pemikiran Tjokro yang memengaruhi mulainya sejarah film Indonesia. Hanya dengan sebuah kursi serta latar panggung anyaman rotan yang sederhana, Garin berhasil membangkitkan rasa ingin tahu pengunjung akan asal-usul politik yang dibawa Tjokro. Tidak hanya dari segi politik, tetapi juga dari karya-karya tulisannya.

GARIN NUGROHO DAN MARINI

GARIN NUGROHO DAN JAJANG C NOER

“Garin Nugroho selalu memiliki ide-ide orisinal dan unik dalam mengangkat sejarah dan kebudayaan bangsa Indonesia ke atas panggung. Ia selalu berhasil merepresentasikan kisah-kisah budaya Indonesia yang multikultur dalam setiap pertunjukannya, seperti kisah sosok HOS Tjokroaminoto ini yang memperkenalkan sisi lain beliau sebagai seorang seniman. Pastinya ini adalah pertunjukan yang memperluas pengetahuan sejarah dan dikemas secara menarik dan patut untuk disaksikan,” ujar Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation. (PR)

Top