NAVIGATION

Penyelenggaraan Youth for Climate Camp (YFCC)

Penyelenggaraan Youth for Climate Camp (YFCC)

Socres

Perubahan iklim merupakan salah satu isu yang menjadi perhatian besar saat ini. Anak muda yang menjadi pemimpin masa depan layaknya peduli dengan menunjukkan aksi nyata. Youth for Climate Camp (YCC) menjadi kegiatan yang bisa menumbuhkan semangat para pemuda untuk bergerak menanggulangi dampak perubahan iklim.

Dewan Nasional Perubahan Iklim (DNPI) untuk ke empat kalinya menyelenggarakan Youth for Climate Camp (YFCC) untuk tingkat Nasional pada tanggal 14-16 November 2014. Acara yang bertajuk “Harmonisasi Pemuda dalam Menyikapi Perubahan Iklim” ini dihadiri oleh 200 orang mahasiswa-mahasiswi lintas agama dari 21 provinsi, dan 105 universitas di Indonesia.

Pada YFCC 2014 kali ini, para peserta dibekali materi-materi terkait perubahan iklim, seperti informasi dan kondisi terkini perubahan iklim, perubahan iklim dari perspektif agama, komunikasi perubahan iklim serta aksi berbasis lingkungan, simulasi konferensi perubahan iklim, Carbon Footprint & Local Food, sertaclimate friendly micro business & technology.

Menurut Amanda Katili Niode, Kepala Sekretariat DNPI, pihaknya menyambut baik kegiatan YFCC sebagai bentuk dan kepedulian terhadap isu perubahan iklim. Anak muda adalah cikal bakal pemimpin masa depan yang akan membawa peran yang besar dalam menanggulangi dampak perubahan iklim.

“Merupakan sebuah keyakinan yang kuat dari DNPI, beberapa tahun ke depan anak muda yang hadir disinilah yang akan duduk di meja perundingan internasional menyuarakan tantangan dan peluang perubahan iklim. Untuk itu, dalam waktu yang sangat singkat, selama dua hari, diharapkan partisipasi yang aktif dari peserta mengikuti keseluruhan rangkaian acara,” ujar Amanda dalam sambutan pembukaan YFCC.

Sejak awal diadakan pada 2011, minat peserta terus meningkat untuk mengikuti YFCC. Tahun ini jumlah minat peserta meningkat empat kali lipat dibanding tahun lalu. Peserta yang mendaftar tahun ini melonjak jumlahnya hingga 1000 orang dibanding tahun lalu yang hanya 250 orang.

“Selanjutnya, melalui kegiatan YFCC 2014, DNPI berharap para mahasiswa dan mahasiswi yang berpartisipasi dapat menggali pengetahuan, mencari solusi terkait perubahan iklim yang terjadi diwilayahnya, serta meningkatkan kemampuan dalam mengolah pesan perubahan iklim,” tutup Amanda. (*/AGS)

 

Top