NAVIGATION

“Turn Back Crime”, Kampanye Terbaru Dari AirAsia

“Turn Back Crime”, Kampanye Terbaru Dari AirAsia

Foto 1_TurnBackCrime

AirAsia kembali meluncurkan pesawat terbarunya guna meningkatkan keselamatan dan keamanan saat terbang, hari rabu kemarin. Kali ini AirAsia kembali melakukan bekerjasama dengan Badan Polisi Internasional atau INTERPOL. Pesawat dengan cat atau tampilan eksterior (livery) khusus “Turn Back Crime” adalah bentuk partisipasi maskapai dalam kampanye untuk memerangi tindak kejahatan. Livery ini dipasang secara menyeluruh di badan pesawat Airbus A320 yang akan dioperasikan oleh AirAsia Indonesia.

Pesawat berjenis Airbus A320 tersebut mendarat mulus di Bandara Internasional Nice, beberapa jam sebelum dimulainya sidang umum tahunan badan kepolisian internasional dengan tema ‘Turn Back Crime: 100 years of international police cooperation’ yang berlangsung di Monaco pada 3 November 2014 lalu. 

Livery pesawat tersebut telah didesain sedemikian rupa guna mempromosikan kampanye global yang diiniasi oleh INTERPOL untuk mengajak seluruh pihak terkait seperti pihak penegak hukum, sektor publik dan swasta bersatu melawan segala praktik kejahatan dan terorisme.

AirAsia sejak Juni 2014 menjadi maskapai penerbangan pertama yang menerapkan sistem INTERPOL I-Checkit guna melacak keaslian paspor calon penumpang berdasarkan database dokumen perjalanan yang hilang dan dicuri atau  Stolen and Lost Travel Documents (SLTD) yang dimiliki oleh INTERPOL. Sampai saat ini, sistem ini telah mendeteksi dan mencegah 50 penumpang yang  hendak bepergian dengan dokumen perjalanan palsu.

Sementara, itu, Sekretaris Jenderal INTERPOL, Ronald K. Noble mengatakan “AirAsia telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung keselamatan dan keamanan penumpang melalui penerapan sistem I-Checkit. Dengan mendukung kampanye Turn Back Crime ini, AirAsia telah membantu untuk menyebarkan pesan khusus yaitu mengajak masyarakat luas dalam memerangi kriminalitas.”

Top