NAVIGATION

TRENDING POSTS

1 Highlight | Hotel | Millenium Hotel Sirih Jakarta

Sambut Tahun Baru 2017 Bersama Millennium Hotel Sirih Jakarta

2 Gaya Hidup | Tekno

Parenting di Era Digital

3 Food &Beverage | Highlight | Products

Mulai 1 April 2017, Ichitan Bagikan Hadiah Rp300 Juta

Peta Strategi Toko Online

Peta Strategi Toko Online

Gunakan “produk penetrasi” yang mudah dijual dengan promo yang menarik

Jika Anda pebisnis online, mungkin ada mengalami atau mendapat pertanyaan seperti ini. Jualan via fb, instagram, twit, penjualan besar, tapi ga stabil. Udah punya web, tapi kok sepi-sepi aja. Atau bingung, perlukah web, kan jualan via socmed aja udah laris manis?

Inilah jawabannya. Social Media seperti instagram, kaskus (forum), twitter, facebook, atau socmed lainnya adalah ibarat stan pameran di mal. Rame, tapi tidak bertahan lama. Selesai pameran, tak bisa jualan lagi.

Coba ingat jaman dahulu, ICQ, friendster, tumbang ganti fb, twit, path, instagram, dan seterusnya akan tumbuh berganti. Cuma 1 yang dari dulu ada yaitu website.

Website  ibarat markas-nya bisnis online Anda dan Socmed adalah stan pamerannya. Doronglah trafik dari socmed, milis, forum, dan lainnya ke web atau toko online Anda. Socmed itu leverage-nya WEB. Bahkan menjadi bagian dari algoritma Google, yang menentukan “nongol” di halaman pertama saat di-search.

Di socmed Anda tak bisa menyimpan database nama dan email pelanggan, tapi di web Anda bisa. Kumpulkan dan kategorikan, untuk penawaran-penawaran berikutnya.

Gunakan “produk penetrasi” yang banyak dicari atau mudah dijual dengan promo yang menarik, untuk mendapatkan database pelanggan (closing). Saat database pembeli sudah terkumpul, lakukan email marketing untuk mengundang mereka belanja kembali saat ada Prom. Atau mungkin Anda akan mulai menyusupkan merek buatan Anda sendiri.

Gunanya blog? Nah, blog adalah jendela atau pintu belakang untuk masuk ke markas melalui konten edukasi . Karena lebih mudah membuat orang membeli saat dia sudah percaya. Inilah celah blog, bagilah manfaat dan orang akan percaya.

Idealnya blog terintegrasi dalam WEB, seperti yang ada di Yukbisnis.com. Saat orang masuk lewat “belakang”  dan nyaman di toko Anda, dia akan melirik apa yang ada di bagian depan. Saat Toko Online Anda mendapatkan ‘sundulan’ trafik dari socmed, milis, forum, dan blog, maka otomatis akan teroptimasi di mata google. Selanjutnya siap-siap kaget, karena mendapat trafik pelanggan dari orang-orang yang tak dikenal.

Jadi.. yang masih terlena dengan omzet dari socmed yang sesaat, siap-siap merana kemudian atau insyaf dan mulai bangun “markasnya”.

Jaya Setiabudi
Founder Young Entrepreneur Academy

Top