NAVIGATION

TRENDING POSTS

1 Highlight | Hotel | Millenium Hotel Sirih Jakarta

Sambut Tahun Baru 2017 Bersama Millennium Hotel Sirih Jakarta

2 Gaya Hidup | Tekno

Parenting di Era Digital

3 Food &Beverage | Highlight | Products

Mulai 1 April 2017, Ichitan Bagikan Hadiah Rp300 Juta

Ahmad Fuadi: Belajar Mengajar Ikhlas

Akreditasi sekolahnya apa? Mutunya bagaimana? Gurunya lulusan apa? Mahal gak? Sering kalau bicara sekolah, pertanyaan kita berkisar tentang harga dan mutu. Karena itu, kadang-kadang pendidikan mirip seperti barang yang bisa dibeli kiloan, dan jika dibayar dengan harga mahal akan mendapatkan barang kualitas istimewa.

Padahal kalau bicara tentang ilmu dan pendidikan, tidak cukup kalau hanya sibuk dengan urusan mutu. Ada sisi lain yang tidak kalah penting, yaitu keikhlasan guru dan keberkahan ilmu. Di khazanah pesantren,  ilmu diibaratkan sebagai cahaya. Cahaya hanya ada di tempat yang terang, artinya guru dan murid perlu punya hati dan pikiran bersih, agar ilmu menjadi bermanfaat dan berkah.

Kenapa ilmu harus berkah? Karena ilmu yang tinggi tanpa keberkahan dapat membawa manusia menggunakan ilmu itu untuk keburukan. Contohnya, tidak jarang kita lihat orang berilmu mengamalkan ilmunya untuk melakukan tindak korupsi atau merusak lingkungan. Sebaliknya ilmu yang berkah, walau tidak setinggi langit, akan membawa kemanfaatan.

Ketika di pesantren dulu, guru saya berpidato di depan murid-murid baru. “Kami para guru ikhlas mengajar kalian, karena itu ikhlaskan juga dirimu untuk diajar,” katanya. Guru dan murid sama-sama ikhlas untuk terlibat dalam proses pendidikan. Ikhlas yang dari kedua belah pihak adalah kunci dan perjanjian suci antara guru dan murid. Perjanjian yang menjamin keberkahan ilmu dan membuat transfer ilmu dari guru ke murid berjalan cepat.

Selain keikhlasan tadi, ada nasihat bijak dari Imam Syafii yang pantas kita renungkan kalau ingin mendapat ilmu yang baik. Menurut cendikia abad pertengahan ini, agar bisa menuntut ilmu dengan baik maka seorang murid perlu: menghormati guru, menyediakan waktu yang relatif panjang untuk belajar, tamak untuk belajar dan perlu dana. Semua syarat dan keikhlasan inilah yang  mampu membuat ilmu menjadi sinar yang berkah.

Ahmad Fuadi

Penerima 10 beasiswa, fellowship, exchange program, dan residency dari manca negara

Twitter: @fuadi1

 

 

Top