NAVIGATION

TRENDING POSTS

1 Highlight | Hotel | Millenium Hotel Sirih Jakarta

Sambut Tahun Baru 2017 Bersama Millennium Hotel Sirih Jakarta

2 Gaya Hidup | Tekno

Parenting di Era Digital

3 Articles | Event | Flash News | Uncategorized

Personal Branding and Leadership Workshop di #RoadToEFest2014

Yasha Chatab: “Branded Sandwich” Ketika Sebuah Roti Berinovasi

Yasha Chatab: “Branded Sandwich” Ketika Sebuah Roti Berinovasi

 

 

Roti tawar adalah produk konsumsi rumah tangga yang biasanya dibeli oleh para ibu. Roti tawar yang kita kenal sekarang ini telah melewati berbagai proses dan inovasi sejak ratusan tahun yang lalu, apalagi mengingat roti yang terbuat dari tepung gandum bukanlah makanan asli Indonesia.

Roti tawar “modern” yang sudah di-sliced (potong) sebenarnya baru diciptakan di tahun 1928 di Amerika Serikat. Dengan adanya inovasi pemotong roti tersebut, penjualan roti naik secara berlipat, dan sekaligus menaikkan penjualan topping roti, seperti selai dan peanut butter. Dalam masa awal Perang Dunia II, bahkan sempat ada aturan yang melarang penjualan sliced bread di Amerika Serikat, dengan tujuan untuk menjaga stok nasional karena tingginya penjualan (dan bahan yang digunakan dalam pembuatannya). Untungnyyashaa larangan tersebut tidak berlangsung lama.

Produsen Sari Roti pun membuat suatu inovasi dengan produk Roti Sandwich nya di sekitar tahun 2011. Dengan jaringan distribusi yang sudah kuat di Indonesia, produk Roti Sandwich ini pun langsung menjadi favorit konsumen. Kepraktisan dari produk ini, dengan rasa yang enak dan harga yang sangat terjangkau, menjadi beberapa alasan kesuksesannya. Setelah beberapa tahun di pasar, beberapa brand lain pun sudah membuat me-too produknya, termasuk convenience store 7-Eleven yang telah lebih dari 1 tahun menjual “roti sandwich” versi sendiri.

Sejak inovasinya tersebut, brand Sari Roti yang sebelumnya biasa dikenal oleh kalangan ibu rumahtangga telah menjadi brand yang juga dikenal kalangan mahasiswa dan juga pekerja yang sibuk dan menyukai hal-hal yang praktis. Ingin makan roti tawar cokelat atau keju atau selai kacang jadi tidak repot lagi, dan tidak perlu membeli satu loaf.

Tentunya perluasan pasar roti di atas yang masuk ke segmen baru membuat performance perusahaan tersebut makin baik, dengan ekspansi bisnis yang cukup agresif. Penciptaan produk “roti sandwich” oleh Sari Roti memang tidak bisa dibandingkan dengan penciptaan inovasi mesin bread slicer di tahun 1928, yang mengubah cara mengonsumsi roti masyarakat di seluruh dunia. Itu merupakan suatu revolusi dalam dunia roti. Namun inovasi “roti sandwich” tersebut membuktikan bahwa inovasi tidak perlu muluk-muluk. Tidak perlu ada suatu paten teknologi baru yang menggebrak dunia.

Ditengah himpitan persaingan, pemilik brand kerap ter-sandwiched oleh berbagai tekanan yang membuat imajinasi bisnis menjadi buntu. Oleh karena itu penting untuk tetap memikirkan gebrakan atau inovasi yang bisa kita lakukan untuk brand kita.

Yasha Chatab

Group Business Development Director

WIR Group Indonesia

@MrYasha

Top