NAVIGATION

Happy Salma Hadirkan “Monolog 3 Perempuan” di HUT Galeri Indonesia Kaya

Happy Salma Hadirkan “Monolog 3 Perempuan” di HUT Galeri Indonesia Kaya

MONOLOG 3 PEREMPUAN (1)

Memperingati perayaan hari ulang tahun yang pertama, Tahun ini Galeri Indonesia Kaya mengangkat tema “Indonesia Kreatif, Indonesia Keren” yang menghadirkan berbagai ragam pertunjukan kekayaan budaya Indonesia yang dikemas secara unik dan menarik.

Pada hari sabtu tanggal 11 Oktober kemarin,  para penikmat seni diajak untuk menikmati karya sastra Indonesia dalam pementasan “Monolog 3 Perempuan” di Auditorium Galeri Indonesia Kaya.

“Monolog 3 Perempuan” adalah sebuah gabungan fragmen dari beberapa karya sastra Indonesia yang mengetengahkan perempuan sebagai tokoh sentral yang membangun cerita dan diproduseri oleh Aktris cantik, Happy Salma.

“Happy Salma merupakan seniman yang mendedikasikan dirinya dalam dunia seni dan budaya
Indonesia dan selalu tampil dengan beragam ide kreatif. Bersama Agus Noor, merekamenggangkat kisah perempuan yang tertindas dan bagaimana ia mampu bangkit dari penindasan
tersebut. Pertunjukan yang ditafsirkan dari 3 novel karya sastra Indonesia ini menjadi satu
pertunjukan yang mengedukasi dan menginsiprasi,” ujar Renitasari Adrian, Program Director Bakti
Budaya Djarum Foundation.

Karya sastra yang diangkat melalui pertunjukan tersebut adalah Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer,
Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari dan Nayla karya Djenar Maesa Ayu. Dalam karya sastra tersebut, dikisahkan para tokoh ini harus mengalami peristiwa yang hanya mungkin dialami oleh perempuan. Fragmen-fragmen tersebut menjalin sebuah cerita tentang pemaknaan identitas menjadi perempuan melalui karya sastra. Menariknya, dalam Monolog 3 Perempuan kali ini, diambil sudut pandang berbeda dalam cerita yang masih jarang digali dan dikisahkan.

Selama 1,5 jam, para perempuan ini membawa penonton untuk melihat beragam konflik yang
dihadapi para perempuan Indonesia yang hidup di zaman berbeda ini, dan penikmat seni diajak menyelami apa dan bagaimana sesungguhnya menjadi perempuan itu.

 

Top