NAVIGATION

TRENDING POSTS

1 Hotel | Hotel

Ekspansi Parkside Hotels & Resorts di Tanah Air

2 Highlight | Hotel | Millenium Hotel Sirih Jakarta

Sambut Tahun Baru 2017 Bersama Millennium Hotel Sirih Jakarta

3 Gaya Hidup | Tekno

Parenting di Era Digital

Revolusi Pasar Hijabers

Revolusi Pasar Hijabers

marketing

Selama beberapa bulan terakhir saya dan tim di Inventure melakukan studi kuantitatif dan kualitatif mengenai perilaku konsumen kelas menengah muslim. Studi itu mencakup berbagai kategori pasar muslim mulai dari hijab, kosmetik, produk halal, bank dan asuransi syariah, umroh/haji, hingga hotel syariah. Tanggal 15 Juli mendatang, di tengah-tengah bulan puasa, hasil dari studi itu akan dikupas dalam seminar bertajuk “Membidik Konsumen Kelas Menengah Muslim Indonesia” di Jakarta.

Salah satu kategori pasar muslim paling hot di Indonesia adalah pasar hijabers. Saking hot-nya, saya lebih senang menyebutnya sebagai “revolusi hijabers”. Bagaimana fenomena dan tren-trennya?

Ramai-Ramai Berhijab

Survey kualitatif yang saya lakukan menghasilkan temuan menarik bahwa pada umumnya responden mengenakan hijab karena perubahan model busana muslim ke arah modern atau stylish. Dengan begitu, mereka dapat mengekspresikan diri dari sisi religiusitas maupun gaya berbusana. Hijab yang mereka kenakan tidak sekadar melambangkan identitas diri sebagai muslim, melainkan juga menjadi cerminan sosok yang modern, cool, trendi, dan stylish.

Role Model

Rini (29), salah satu responden saya, adalah potret konsumen kelas menengah muslim yang mengenakan hijab terilang baru karena alasan suka terhadap artis idolanya yakni Marshanda. Sebelumnya, ia kerap merasa ragu ketika ingin mengenakan hijab karena kurang percaya diri. Kini, melihat banyaknya para artis mengenakan hijab dan hijab pun menjadi tren di mata para artis, ia pun makin percaya diri.

Busana Muslim Bermerek

Konsumen kelas menengah muslim pun senang mengikuti berbagai tren terbaru busana muslim atau hijab bermerek di majalah, katalog, media sosial, hijab fashion show, dan iklan. Sekarang kita menyaksikan berbagai busana muslimah bermerek bermunculan seperti Dian Pelangi, Aprilia, Normamoi, Irna La Perle, Zoya, Shafira, Rabbani, Ukhti, dan lain-lain. Nama-nama beken desainer busana muslim pun banyak bermunculan seperti Dian Pelangi, Irna Mutiara, Shafira, Norma Moi, Islamia Aprilia, Ria Miranda, Itang Yunasz, Ida Royani, dan lainnya.

Tutorial Hijabers Digemari

Bagi para pengguna hijab, supaya bisa tampil modis dan trendi mereka kerap memanfaatkan majalah, Pinterest, Instagram, atau Youtube untuk mengetahui tips dan cara pemakaian hijab model terbaru. Situs tutorial cara pemakaian hijab seperti Jilbabmodis.com, Caraberjilbab.com, atau Hijabalila.net, adalah fenomena yang akhir-akhir ini sedang marak digunakan konsumen kelas menengah muslim.

Online shop Marak

Salah satu perubahan paling penting pada nilai-nilai konsumen kelas menengah muslim adalah tingginya koneksi sosial (high socially-connected). Hal ini dikarenakan oleh pendidikan tinggi dan tingkat pergaulan yang luas. Mereka aktif di berbagai komunitas hijab dan banyak berinteraksi di dunia internet. Salah satu perilaku menarik mereka adalah perilaku membeli secara online.

Beberapa online shop hijab ini antara lain Hijup.com, Zoya.com, Shafira.com, Irnalaperle.com, Elevania.com, dan lainnya Maraknya online shop ini menandakan suatu kegairahan pembelian berbagai produk hijab secara maya. Online shop ini dapat berbentuk kegiatan penjualan melalui internet ataupun Blackberry Messenger.

Komunitas Hijabers Menjamur

Nurhayati (24), responden saya yang lain, adalah salah satu entrepreneur yang aktif di Hijabers Community Jakarta. Adanya komunitas hijaber merupakan salah satu pendorong menariknya menjadi hijaber. Berhijab itu keren tidak hanya dikarenakan oleh desain hijab itu sendiri yang modern, tapi juga karena kegiatan berkomunitas para hijabers itu sendiri memang terbilang cool.

Mereka kerap melakukan berbagai kegiatan positif seperti pengajian, peningkatan pengetahuan umum, kewirausahaan, pameran busana muslim, arisan, talk show, kegiatan amal, tutorial berdandan, dan sebagainya. Misalnya, para hijabers kerap membuat event seperti Hijab Day, Hijab Festival, Hijab Fashion Week, dan sebagainya.

Majalah Hijab Makin Ngetren

Untuk mendapatkan informasi mengenai tren fesyen, produk kosmetik, gaya hidup muslimah, tak jarang para hijaber mengikuti perkembangannya melalui majalah. Apabila kita rinci daftar majalah untuk segmen hijaber itu, maka kita akan terkejut melihat jumlahnya yang banyak. Ada sekitar 10 majalah atau tabloid yang secara rutin mengangkat berbagai isu fesyen muslim, antara lain Aquila, Hijabstar Magazine, Hijabella, Muslimah, Annisa, Paras, Khasanah, Aulia, Laiqa, Noor, Moshaict, dan lainnya. Bandingkan dengan Malaysia misalnya yang hanya memiliki dua majalah yakni Hijabista dan Dara.

Para marketer, mari sambut revolusi hijabers!!!

Yuswohady

Managing Partner, Inventure

www.yuswohady.com

@yuswohady

Top