NAVIGATION

Kesalahan Pesan Brand

Kesalahan Pesan Brand

mobil

Tahun 2009 seharusnya menjadi awal sejarah baru bagi dunia otomotif India dengan diperkenalkannya mobil Tata Nano: mobil termurah di dunia!

Awalnya order indent nya sangat besar jumlahnya, tapi berbagai masalah pun mulai mencuat bagi brand “termurah” tersebut. Beberapa kasus terkait keamanan kendaraan mulai terdengar oleh konsumen, sehingga urusan safety mulai dipertanyakan. Begitu juga dengan citra “murah” yang tenyata sangat berpengaruh terhadap gengsi para pembeli dan calon pembeli. Seperti memberikan kesan bahwa konsumennya cukup berduit untuk membeli mobil, tapi tidak cukup berduit untuk membeli mobil normal dengan harga normal.

Kesalahan besar brand Tata Nano dengan pesan “world’s cheapest car” adalah dimana seharusnya “cheap” bermaksud mengatakan “terjangkau”, “praktis”, dan “rasional”, menjadi berkesan “murahan”, “tidak bergengsi”, “di bawah standar dalam keamanan”, dan lainnya.

Saat kita berkunjung ke pameran mobil, tidak jarang konsumen akan memilih produk yang harganya lebih tinggi karena brand yang lebih dikenal. Untuk keputusan pembelian yang bersifat high involvement seperti mobil, harga murah saja bukan faktor utama. Reputasi pabrikan, negara asal, harga resale, pendapat teman dan keluarga; semua menjadi faktor-faktor emosional yang sangat berpengaruh.

Itulah kekuatan brand, yang selalu dimulai dari strategi brand. Setelah adanya strategi brand (atau esensi brand) yang kuat, diperlukan program marketing dan communications yang konsisten.

Mengubah. Membelokkan. Mengganti pesan brand yang salah bisa sangat costly, dan bisa gagal total. Diperlukan investasi yang besar untuk mengubah persepsi publik terhadap suatu brand. Trust atau kepercayaan terhadap suatu brand banyak disetir oleh word of mouth dan terbentuk di dalam benak. Bila sudah di dalam benak, persepsi dan ingatan susah hilang atau berubah, kecuali bila kita punya alat penghapus ingatan seperti di film Men in Black.

Yasha Chatab

Group Business Development Director

WIR Group Indonesia

@MrYasha

Top