NAVIGATION

Yasha Chatab: Menjelajah Dimensi Brand

Yasha Chatab:  Menjelajah Dimensi Brand

(Doc. Market+)

(Doc. Market+)
(Doc. Market+)

Branding, merupakan bidang komunikasi menjadi ranah Yasha Chatab di dunia profesionalnya. Pria yang mengawali karier di media massa ini tampaknya menikmati tantangan dan seluk beluk branding. Banyak sekali yang dieksplorasi, bahkan ia terapkan ilmu tersebut dalam komunitas yang dibentuk bersama sahabatnya, Indo Runners. 

Yasha bergabung dalam WIR Group tahun 2011, sebuah perusahaan brand marketing dan solusi komunikasi. Ia  tengah menangani Myanmar Tourism Federation’s International sebagai Executive Director. “Dalam divisi internasional tersebut, kami mengelola branding untuk keperluan tujuan wisata maupun investasi di Myanmar, “ tutur pria kelahiran Jakarta, 8 Agustus 1976.

Karier Yasha bermula di MTV Radio bagian advertising sales dan berlanjut ke Metro TV pada tahun 2002 dalam tim produksi acara ShowBiz News dan REKLAME. Kemudian, Yasha pun berkesempatan menjadi reporter dan news anchor.

“Saya mulai menekuni communication branding pada tahun 2006. Ternyata banyak sekali di bidang ini yang perlu dieksplorasi,” tutur Yasha. “Tantangannya terletak pada upaya kita untuk menyampaikan ide yang baru, bagus, relevan, dan klien membeli ide kita, “ demikian ia melanjutkan. Latar belakangnya di bidang media mengantarkan inspirasi beragam gagasan. Ia dipercaya menjadi bagian dari The Brand Union, global branding consultancy. Yasha menangani rebranding perusahaan mulai dari telekomunikasi, airlines, perbankan, dan industri lainnya.

Nama Yasha pun lekat dengan komunitas Indo Runners. Komunitas lari terbesar di Indonesia ini membuka bagi siapa saja saja guna memberi kesempatan bagi para anggotanya untuk melakukan kegiatan olahraga lari bersama secara rutin atau pada acara tertentu. Bersama sahabatnya, Reza Puspo membentuk komunitas ini pada tahun 2009. Kegiatan Indo Runners antara lain, lari bareng setiap hari Minggu (Sunday Morning Run) dan Kamis malam (Thursday Night Run), mengikuti lomba-lomba lari (5k, 10k, 21k, dan 42k) di Indonesia dan seputar Asia, serta berbagi ilmu maupun tips seputar olahraga lari.

Ternyata Yasha tidak sekadar melihat komunitas ini sebagai hobi saja, tetapi juga “eksperimen” untuk meneliti berbagai hal yang berkaitan dengan komunikasi suatu komunitas. “Di Indo Runners saya mempelajari bagaimana penyampaian messages, relationships, brand, dan loyalitas dalam suatu komunitas,” terang Yasha bersemangat. Tentu saja melalui pengamatannya tersebut dapat memberikan manfaat dalam dunia profesionalnya. Ia memahami berbagai macam cara penetrasi produk ke komunitas. Selain sebagai sarana “eksperimen”, Yasha pun mengaku bahwa IndoRunners menjadi media untuk menjalin network lebih luas karena anggotanya terdiri dari beragam latar belakang.

Di bidang branding, Yasha belajar dari Daniel Surya, sosok yang ia jadikan panutan dan dikenal dengan “Brand Man Indonesia,”. Namun selebihnya ia menjadikan rekannya sebagai tempat belajar. “Industri ini sangat dinamis, dan kita dituntut untuk always learning from others,” terang lulusan University of Houston,Texas. Di sela kesibukannya, suami dari violinist Maylaffayza rutin mencurahkan gagasannya dengan mengisi kolom Brand di market+ magazine, Stabilitas, dan Jakarta Globe. (AGS)

Nama: Yasha Chatab

Profesi: Executive Director Myanmar Tourism Federation’s International

(Majalah Market+ Edisi 41)

Top