NAVIGATION

Trend Green Property Semakin Meningkat

Trend Green Property Semakin Meningkat

10889152_m

JAKARTA – Lamudi (www.lamudi.com) sebagai raksasa platform properti global memprediksikan pertumbuhan yang cukup pesat pada listing properti yang memiliki konsep eco friendly setelah adanya pemberitaan tentang tren green construction.

Menururut  laporan terbaru World Green Building Trends dari perusahaan intelijen McGraw Hill menyebutkan bahwa 51%  dari proyek gedung dan bangunan di seluruh penjuru dunia diharapkan akan lebih meningkatkan sekitar 60% dari proyek propertinya untuk memakai sistem eco friendly pada 2015 nanti. Jika dibandingkan di tahun 2012, hanya 28% perusahaan yang menerapkan program tersebut.

“Kami berharap dalam waktu dekat kondisi serupa juga akan terjadi di pasar properti baru di Afrika dan Asia. Kami sangat antusias dengan propek tersebut, Lamudi akan terus berekspansi ke sejumlah negara di kawasan tersebut, sehingga peluang masyarakat untuk memiliki properti ramah lingkungan akan semakin besar,” ungkap Paul Philipp Hermann, Co Founder Lamudi.

Peningkatan paling besar dalam kegiatan  pembangunan berkonsep hijau diharapkan akan lebih banyak dilihat di pasar properti yang baru – diharapkan jumlahnya ada lebih dari dua kali lipat pada 2015.

Beberapa proyek  properti di Indonesia pun juga merespon positif terhadap konsep green property. Beberapa developer besar telah mengembangkan berbagai langkah untuk menghijaukan kawasan yang digarapnya. Seperti misanya melakukan kerjasama dengan sejumlah universitas untuk memilih jenis tanaman yang akan ditanam di sekitar kawasan perumahan. Program green property lain yang telah dikembangkan adalah dengan konsep pemilihan infrastruktur yang menyerap air, serta penerapan green roof dan green wall yang sesuai dengan iklim di Indonesia.

Top