NAVIGATION

TRENDING POSTS

1 Hotel | Hotel

Ekspansi Parkside Hotels & Resorts di Tanah Air

2 Highlight | Hotel | Millenium Hotel Sirih Jakarta

Sambut Tahun Baru 2017 Bersama Millennium Hotel Sirih Jakarta

3 Gaya Hidup | Tekno

Parenting di Era Digital

Music in our minds

Money&me-01

Anda masih ingat serial Ally McBeal dulu? Dalam pikiran Ally selalu ada musik yang bernyanyi.  Apabila suasana hati sedih, musik yang berkumandang adalah lagu melankolis. Apabila suasana hati senang, musik yang terdengar adalah lagu riang gembira. Saya sering mempraktikkan beberapa adegan Ally Mc Beal ini. Meskipun saya tidak memasang head set musik setiap saat, tapi sebenarnya kita bisa menyanyikan lagu yang diinginkan kapan pun dimana pun. Tergantung pikiran kita.

Hubungannya dengan keuangan, menurut saya bisa disamakan antara mengatur  musik di pikiran dengan mengatur pikiran kita terhadap uang. Kerap saya bertemu dengan orang yang pengaturan musik keuangan di kepalanya adalah:

Saya miskin, uang saya tidak ada, gaji saya kecil

Pada saat pikiran mengatakan hal di atas, ini akan menjadi seperti alunan musik yang terus menerus berputar dalam kepala. Lama-kelamaan, timbul kepercayaan bahwa memang kita miskin. Tidak ada hal yang bisa mengubah itu, ini takdir, dan akhirnya usaha perbaikan keuangan pun nihil.

Sementara saya percaya sekali bahwa kita sebagai manusia harus memberikan usaha maksimal, urusan hasil tentunya Tuhan yang memutuskan. Namun, bertemu dengan orang-orang yang di dalam pikirannya sudah frustasi duluan, sebenarnya sangat menyedihkan.

Saya pernah bertemu dengan seorang ibu di pedesaan Nusa Tenggara Barat yang menjadi pencari nafkah utama keluarga. Beliau harus menanggung tiga orang anak, seorang ibu, dan sang suami pergi meninggalkannya tanpa kejelasan sejak tiga tahun yang lalu. Pendapatan per bulan hanya sekitar 500-700 ribu rupiah. Apabila dihitung secara matematis, pasti ibu tunggal ini perjuangannya sangatlah berat. Bagaimana caranya dia bisa menghidupi semua orang yang bergantung kepada penghasilannya yang tidak besar?

Namun yang membuat saya kagum adalah, semangat dan pola pikirnya.

 Sepertinya musik di kepala sang ibu adalah lagu “what doesn’t kill you make you stronger.”

Dia tetap tegar, semangat, berusaha maksimal untuk mencari penghasilan tambahan. Terbukti, beliau bisa meningkatkan penghasilannya dengan menjadi salah satu agen penjual kompor murah, hasil bantuan LSM. Dan perlahan namun pasti, terjadi perbaikan keuangan secara bertahap.

Jadi saat ini musik apa yang sedang diputar di dalam pikiran Anda? Mudah-mudahan musik indah yang bisa menjadi penyemangat untuk selalu berpikiran positif. Semangat untuk berusaha maksimal melakukan perubahan dan perbaikan dalam keuangan.

(Fitriavi Noeriman | QM FINANCIAL | Independent Financial Planner| www.qmfinancial.com)

 

(Majalah Market+ Edisi 45)

Top