NAVIGATION

Jangan Terdesak “Brand Luar”!

Jangan Terdesak “Brand Luar”!

14418696_m

Kita pasti tidak ingin ada di posisi terdesak. Tahun 2014 pasti akan lebih menantang, dan akan tidak enak apabila brand kita ada di posisi yang terdesak.

Ayo mari kita jujur. Sering kita menomorduakan brand lokal dalam keseharian kita. Ini bukan hal yang selalu disengaja, tentunya. Biasanya ini adalah dorongan dari bawah sadar kita.

Bagi yang punya usaha dan menggunakan brand lokal, harus siap-siap menghadapi serangan brand asing. Walaupun brand lokal pun bisa saja dibeli perusahaan asing dan menghasilkan keuntungan, dalam jangka panjang akan lebih baik bila brand tetap dimiliki sendiri. Apabila ingin brand kita dibeli oleh pihak asing, artinya brand lokal kita harus benar-benar “sexy” untuk investor asing (dengan financial reporting yang benar juga tentunya).

Tidak lama lagi free trade untuk kawasan Asia Tenggara akan segera berlaku, dan kompetisi antar brand akan semakin tinggi. Batas untuk masuk ke pasar Indonesia makin berkurang, dan apabila brand luar sukses mendapatkan partner lokal yang ideal maka brand lokal akan semakin terancam. Indonesia itu pasar yang sangat besar: 250 juta orang!

Banyak pengusaha lokal yang menyerukan proteksi dari pemerintah RI.  Pemerintah RI pun telah bertahun-tahun mengampanyekan untuk memakai produk dalam negeri. Tentunya proteksi dan kampanye tersebut dampaknya telah besar selama ini, tapi dampak yang paling signifikan adalah yang kita lakukan sendiri. Apakah kita masih lebih biasa dan nyaman dengan brand asing, atau apakah kita sudah menerima brand lokal?

Benchmarking perlu dilakukan oleh pemilik brand lokal (dan nasional) terhadap brand asing. Di era internet ini, banyak referensi bisa dilihat di dunia maya. Saat jaman “baheula” dulu, mau tak mau harus melakukan studi banding ke luar negeri. Bila tidak bisa benchmarking, hanya akan bisa bersaing dengan brand tetangga sebelah. That’s not ideal.

Jadi seperti biasa, tantangan selalu dimulai di dalam diri, perusahaan, dan brand sendiri. Let’s challenge ourselves, and overcomeit!

(Yasha Chatab, @MrYasha; Group Business Development Director, WIR Group Indonesia)

(Majalah Market+ Edisi 50)

Top