NAVIGATION

Diskusi Produk Inovatif dengan Six Thinking Hat

Diskusi Produk Inovatif dengan Six Thinking Hat

Workshop With Paulina Pungky

Workshop With Paulina Pungky
Workshop With Paulina Pungky

Sebelum mengeksekusi ide inovatif, kita perlu mengevaluasi ide tersebut dengan menggunakan berbagai macam sudut pandang. Bagaimana caranya?

Paulina Pungky, CEO dreamLab memberikan workshop Product Innovation yang diselenggarakan Akademi Berbagi bekerjasama dengan Entrepreneur Festival (Kamis, 14/3). Salah satu materi yang menarik adalah Six Thinking Hat yang dipopulerkan Edward de Bono. Pungky memberikan penjelasan yang mengasyikkan bagaimana mengevaluasi produk inovatif kita apakah layak atau tidak di pasar.

 1. White Hat

Topi pertama adalah topi putih. Bayangkan kertas putih. Berisi data, fakta, dan seluruh informasi yang terkait dengan topik pemikiran atau pembicaraan. “ Gunakan topi ini dan telusuri fakta, data, dan keterangan apapun terkait ide Anda. “ jelas Pungky.

2. Red Hat

Kedua adalah topi merah. Merah adalah warna yang agresif, berani, emosional. Di sini Anda berperan untuk memberikan pandangan secara emosional, perasaan, dan apapun yang terlintas dalam benak Anda terkait produk yang Anda ciptakan.

3. Black Hat

Berbicara tentang topi hitam, maka bayangkan hal yang cenderung negative terhadap produk Anda. Ia dapat menjelaskan apa hal negatif yang dapat terjadi apabila suatu gagasan dijalankan serta memberikan argumentasi. “Ini dimaksudkan untuk kehati-hatian.”

4. Yellow Hat

Selanjutnya adalah topi kuning. Topi kuning melambangkan semangat, mencerahkan. Gunakan topi ini agar bisa melihat peluang, kesempatan, dan berbagai hal positif lain yang dapat timbul dari implementasi suatu gagasan.

5. Green Hat

Untuk topi hijau, kita dianjurkan untuk menyelami kreativitas secara luas, global. Peran topi hijau di sini bukanlah untuk seketika membuat seseorang menjadi lebih kreatif dalam menghasilkan ide, tetapi lebih untuk memberikan waktu yang lebih banyak bagi seseorang untuk berpikir kreatif.

6. Blue Hat

Topi yang terakhir adalah topi biru. Topi biru mengambil peran organisasi, manajemen, sumber daya manusia yang dibutuhkan, siapa saja yang bertanggung jawab terhadap posisi tertentu, dan lainnya.

(ANA)

Top