NAVIGATION

Ambon Manise, Nirwana Obyek Bahari

Ambon Manise, Nirwana Obyek Bahari

Ambon

Citra Ambon, ibukota Maluku  tidak hanya dikenal sebagai provinsi sarat sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga keindahan obyek wisata yang dimilikinya. Gugusan pulau, perbukitan,  pesisir pantai, menjadi karakteristik khas.  Apa saja tujuan favorit para turis di sana?

Pantai Ngurbloat yang terletak di pesisir barat Pulau Kei Kecil berjarak sekitar 20 kilometer dari Tual, ibu kota Kabupaten Maluku Tenggara. Daerah itu dapat dicapai dengan menggunakan mobil sewaan ataupun angkutan umum yang berpangkalan di Pasar Ohoijang, Langgur. Perjalanan dari Tual ke Pantai Ngurbloat ditempuh sekitar satu jam.

Ambon juga memiliki Batu Kapal yang eksotis, disebut demikian karena batu ini berbentuk seperti kapal. Konon batu ini merupakan sebuah kapal yang dikutuk pada jaman dahulu, waktu jaman Belanda, sehinggga ia berubah menjadi Batu, dan sampai saat ini disebut batu kapal.  Selain itu terdapat Santai Beach dengan biru pantai dan pasir putih, terletak di Desa Latuhalat Kec. Nusa Niwe. Berjarak kurang lebih 17 km dari pusat Kota Ambon

Festival Teluk Ambon (FTA) 2013 yang diadakan 17-29 September 2013 sebagai ajang penting mempromosikan besarnya potensi pariwisata di Maluku. Salah satunya adalah lomba perahu tradisional yang terkenal dengan nama Manggarube Arumbae. Perahu besar ini adalah sejenis perahu naga yang dapat dinaiki hingga 31 orang. Selain itu, terdapat lomba perahu semang atau bercadik yang didayung oleh para wanita berpakaian tradisional. Lalu, ada lomba renang estafet dengan start di Martafons, Teluk Ambon dan finish di Galala, Selatan Ambon.

Selain perlombaan-perlombaan menarik tersebut, berbagai sajian kuliner dan pertunjukan tradisional juga akan mewarnai rangkaian acara Festival Teluk Ambon. Di Festival ini, jangan sampai lewatkan juga untuk mencicipi lezatnya makanan laut segar yang dihidangkan bersama sambal colo-colo dan gurihnya papeda, makanan khas nenek moyang penduduk Maluku. Untuk melengkapi kemeriahan festival ini, Anda juga dapat melihat langsung pameran industri kreatif, pameran seni rupa, musikalisasi puisi, karnaval budaya, dan konser Molluca Bamboo Wind Orchestra, sebuah kelompok musik bambu.

Bagi pencinta fotografi, tidak ada alasan untuk tidak menceburkan diri ke laut Ambon bulan September ini, karena akan diselenggarakan juga lomba foto bawah laut untuk memotret keindahan bawah laut Ambon. Selain perlombaan memotret taman bawah laut, Festival Teluk Ambon juga menyelenggarakan kompetisi memancing ikan secara tradisional. (*/ANA)

Top