NAVIGATION

Steve Jobs: Seven Rules of Success

Steve Jobs: Seven Rules of Success

Jobs

Tidak dapat disangkal, pengaruh Steve Jobs begitu masif di aspek kehidupan kita. Inovasinya telah menyentuh hampir ke dalam seluruh bidang, mulai dari komputer, film, musik dan ponsel. Sebagai coach di bidang komunikasi, saya belajar dari Jobs bahwa sebuah presentasi pun dapat menginspirasi orang lain. Untuk pengusaha, pusaka paling berharga yang ditinggalkan oleh Jobs adalah beberapa prinsip bisnis yang melancarkan kesuksesannya.

Bertahun tahun, saya telah menjadi “murid” dari kehidupan dan karier Steve Jobs. Ada 7 poin yang dapat saya catat mengenai aturan-aturan dan nilai yang menjadi fondasi atas keberhasilan Steve Jobs. Seluruh poin yang akan saya jabarkan berikut dapat ditiru untuk mengeluarkan “inner Steve Jobs” dari diri kita.

1. Do what you love.

Jobs pernah berkata, “Seseorang dengan passion dapat mengubah dunia ke arah yang lebih baik.” Dan Jobs sering berpesan kepada calon pengusaha, bahwa “Saya (Jobs) akan bekerja sebagai pelayan rumah makan atau lainnya sampai saya dapat mengetahui hal apakah yang membuat saya passionate.Passion adalah segalanya bagi Jobs.

2. Put a dent in the universe.

Jobs selalu percaya kepada kekuatan sebuah visi. Ada suatu cerita ketika ia menawarkan sebuah posisi di Apple kepada ex presiden Pepsi, John Sculley, “Apakah yang ingin kau lakukan seumur hidupmu? Menjual air gula atau mengubah dunia?”Jangan sekalipun mengalihkan pandangan kepada visi yang besar.

3. Make connections.

Kreativitas adalah proses mengaitkan banyak hal. Seseorang dengan pengalaman yang luas terkadang dapat melihat yang orang lain tidak. Jobs pernah mengambil kelas kaligrafi yang terlihat seperti ilmu yang tidak akan digunakannya. Sampai akhirnya ia membuat Macintosh. Lalu Jobs pernah datang ke India dan Asia untuk belajar design dan hospitality. Jangan jadi orang yang tertutup. Satukan ide dari berbagai ranah.

4. Say no to 1.000 things.

Ketika Jobs kembali pada tahun 1997, Apple sedang mengerjakan 350 produk dan Jobs mengecilkan angka tersebut menjadi hanya 10 produk dalam periode 2 tahun. Kenapa? Karena ia ingin menaruh pekerja kesepuluh produk tersebut berkualitas tinggi dan maksimal.

 5. Create insanely different experiences.

Inovasi Jobs juga mencakup ranah layanan servis untuk customer. Ketika pertama kali ia memunculkan ide tentang Apple Stores, ia ingin sebuah toko yang bukan sekadar berisi banyak box, melainkan sebuah toko yang dapat memperkaya kualitas hidup. Seluruh pengalaman yang kita dapatkan ketika kita memasuki Apple Store memang dirancang untuk memperkaya pengalaman kita sebagai customer dan membangun koneksi emosional kita dengan produk Apple.

6. Master the message.

Anda bisa saja punya ide hebat yang bisa mengubah dunia, tapi Anda tidak dapat menyampaikan betapa hebatnya ide tersebut, percuma. Jobs adalah salah satu “pendongeng’” korporat terbaik yang pernah ada. Tidak hanya menyampaikan presentasi seperti kebanyakan orang, ia menginformasikan, mengedukasi, menginspirasi dan ia menghibur, dalam satu presentasi.

7.       Sell dreams, not products.

Jobs mewujudkan imajinasi karena ia sangat mengerti apa yang customer inginkan. Ia memahami bahwa sebuah tablet tidak dapat berhasil apabila diciptakan terlalu rumit. Hasilnya? Satu buah tombol di muka iPad. Sangat simpel, bahkan anak dua tahun pun dapat menggunakannya. Karena sebenarnya, customer tidak peduli pada produk kita. Mereka hanya peduli diri mereka sendiri, mimpi mereka dan anggan mereka. Jobs mengajarkan bahwa jika kita dapat mewujudkan mimpi customer, kita akan memenangkan hati mereka.

Ada sebuah cerita yang sepertinya merangkum seluruh karier panjang Jobs di Apple. Seorang eksekutif yang memiliki tanggung jawab untuk merestorasi Disney Store datang ke Jobs untuk minta saran. “Dream bigger” jawab Jobs kepadanya. Saya rasa itulah nasihat terbaik yang ia tinggalkan kepada kita. See genius in your craziness, believe in yourself, believe in your vision, and be constantly prepared to defend those ideas. (*/RezaTantra)

 

Carmine Gallo
(www.entrepreneur.com)
Top