Empat Kekeliruan Pemilik Bisnis

11/06/2012 9:32 am0 commentsViews:

Inilah hasil survei New York Times 2011, tentang kekeliruan pemilik UKM Amerika yang gulung tikar. Secara umum, kekeliruan langkah mereka terkait dengan pengelolaan keuangan, strategi marketing, dan strategi produksi.

Kurang antisipatif dalam proyeksi keuangan

Ekspansi usaha dengan meminjam uang  memang tidak salah. Tetapi jika hutang untuk investasi jangka panjang, perlu antisipasi tajam dalam proyeksi keuangan, khususnya arus kas di masa mendatang.

Perhatikan perilaku konsumen yang membeli jasa Anda, karena hal ini akan berkaitan dengan proyeksi arus kas masuk. Bila over optimis,  maka beban biaya tetap usaha Anda jadi membengkak, hutang dan bunga bertambah.

Kurang tajam mengenal target market

Produk Anda bisa saja berkualitas, tapi bila luput mempertajam pengenalan Anda tentang kebutuhan dan prioritas target market,  maka ekspektasi Anda bisa bertabrakan dengan kenyataan. Terlebih jika terjadi resesi ekonomi. Maka, beri  gambaran yang spesifik tentang perilaku target market Anda. Informasi tersebut akan memacu Anda dalam memberikan apa yang mereka butuhkan, bukan hanya yang mereka inginkan.

Tidak mampu memenuhi harapan pelanggan

Target tinggi mencetak skor penjualan, biasanya membuat Anda tergelincir untuk melakukan over promise, atau menjanjikan banyak hal, yang belum tentu siap dilakukan. Banyak yang melakukannya, padahal tim “dapur” mereka belum siap memenuhi janji-janji bisnis kepada pelanggan. Pada tahun-tahun pertama mungkin Anda gembira melihat angka yang tertera di skor sales Anda. Namun,  bila janji kepada pelanggan sering tidak terpenuhi, maka Anda terancam kehilangan pelanggan dan bisnis.

Kurang cermat dalam memperhitungkan biaya produksi

Tidak keliru bila memiliki idealisme tinggi. Paling penting disadari adalah perhitungan cermat mengenai biaya produksi dengan tetap berkualitas prima. Hal ini akan mempengaruhi  harga jual, kesejahteraan, dan bisnis Anda. Pelanggan akan lari bila harga jual yang ditetapkan lebih tinggi. Sedangkan bila harga jual hanya berbeda tipis dengan ongkos produksi maka kesejahteraan bisnis Anda yang akan terancam.

Mutia Prihatini

ACTIONcoach-Bussines Coaching Firm

June 2012
S M T W T F S
« May   Jul »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930