Leonardo Kamilius : Perjuangkan Kaum Marjinal Lewat Bisnis Sosial

Leonardo Kamilius : Perjuangkan Kaum Marjinal Lewat Bisnis Sosial

0 29

Passionate dalam membantu orang-orang yang kurang beruntung untuk keluar dari jerat kemiskinan, itulah Leonardo Kamilius. Kini, managing director Koperasi Kasih Indonesia (KKI) ini tengah meniti karir sekaligus membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan. Berkarya di ranah microfinance, ia membawa serta misi edukasi terhadap para kliennya, Leon maju sebagai social entrepreneur yang layak dicontoh.

Lulusan Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini menyandang gelar cumlaude, IPK 3.81/4.0. Prestasi tersebut mengantarkan Leon pada profesi sebagai business analyst di McKinsey & Company, perusahaan konsultan manajemen kelas dunia. Mendapat promosi dan karir yang menjanjikan di McKinsey, Leon ternyata beralih memilih panggilan jiwanya, menjadi relawan dan membantu para korban gempa bumi di Padang tahun 2009 silam.

Jadilah kini, bungsu dari tiga bersaudara ini berkecimpung di bidang microfinance, yang dipelopori Muhammad Yunus, peraih Nobel Perdamaian. Bidang ini memberikan akses atas jasa-jasa keuangan, seperti pinjaman atau modal, kepada orang-orang yang lemah secara ekonomi yang tidak dapat menerima bantuan dari bank.

KKI pun menjadi badan yang menyediakan jasa pinjaman tanpa jaminan surat atau barang fisik. Koperasi ini berada di Cilincing, Jakarta Utara, daerah yang menjadi rumah bagi 19.000 keluarga miskin. Berdiri sejak Januari 2011 lalu, kini terhitung 278 orang terdaftar sebagai  peminjam.

Leon menyatakan, sasaran KKI adalah calon peminjam dengan penghasilan di bawah 2 USD per harinya, untuk menghindarkan mereka dari jerat rentenir. Leon menjalankan metode mentoring bisnis dan pemberian motivasi untuk maju.

Koperasi penuh kasih yang dibangun dengan modal awal hanya 50 juta rupiah dari tabungan pribadi Leon ini awalnya hanya memiliki 24 peminjam. Kini, KKI menargetkan 500 peminjam di akhir tahun 2011, dan 2000 peminjam di akhir tahun 2012 mendatang. “Apapun yang kita lakukan, jangan pernah melupakan kontribusi untuk orang lain. Setiap orang sebaiknya memiliki kepedulian lebih dan dapat berbuat sesuatu. Sebab Indonesia akan jauh lebih baik tanpa egoisme yang merusak,” pesan Leonardo Kamilus. (NISA)

 

NO COMMENTS

Leave a Reply