Taman Bacaan Anak Lebah : Membangun Masa Depan Cerah

17/11/2011 5:35 pm0 commentsViews:

 

Taman Bacaan Anak Lebah (TBAL) merupakan suatu inisiatif non-politis, non-profit yang memiliki misi untuk membangun kebiasan membaca buku sejak usia dini di wilayah Indonesia Timur. Mahalnya biaya logistik ke sana tidak menjadi halangan bagi TBAL untuk membuka kesempatan bagi anak-anak di sana untuk dapat mengakses informasi.
TBAL digagas oleh Vera Makki, seorang ibu kelahiran 26 Mei 1976 yang sehari-hari bekerja sebagai Corporate Affairs Manager, PT. Fonterra Brands
Indonesia. Vera percaya, anak yang gemar membaca akan memiliki kemampuan komunikasi yang lebih baik dan cara berpikir yang lebih
sistematis.
Pendirian TBAL dilatarbelakangi oleh minat baca anak-anak Indonesia yang masih rendah dibanding negara lain di Asia. Beberapa penyebabnya adalah minimnya akses buku ke anak-anak dan tingginya harga buku- buku tersebut. Faktor lain adalah kurang besarnya hasrat guru, tutor, maupun orang tua dalam mengajak anak-anak untuk mulai gemar membaca buku.
TBAL dibentuk dengan beberapa tujuan. Pertama, TBAL ingin membuka kesempatan kepada anak-anak usia dini di wilayah Timur Indonesia untuk memperoleh akses buku-buku bacaan yang sesuai dengan usia mereka dan menjadikan aktivitas baca buku sebagai kebiasaan.

Saat ini TBAL sudah ada di desa-desa di Lombok Timur, Ambon,Pulau Seram, dan Wakatobi. Tujuan kedua adalah meningkatkan kemampuan komunikasi anak-anak sebagai dapat bersaing di era yang semakin  kompetitif. Terakhir, TBAL hendak membentuk karakter dengan meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia Timursejak usia dini.(*)

November 2011
S M T W T F S
« Oct   Dec »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930