Soetjipto Hoijaja : Jeli Melihat Tren

Soetjipto Hoijaja : Jeli Melihat Tren

0 37

Soetjipto-HoijajaNamanya mulai dikenal dan diperhitungkan di jajaran Hand Bag Desainer muda Indonesia dan kecintaan dalam dunia desain baru diseriusinya 2 tahun belakangan ini.

Desainer muda kelahiran 1985 ini yang mempunyai nama Soetjipto Hoijaja selalu inten mengikuti perkembangan mode dunia. Kreatif dan selalu berinovasi dalam merancang adalah modal utama bagi dirinya.

“Ketertarikan dalam dunia desain bisa dibilang sudah cukup lama, hingga akhirnya aku memutuskan untuk kuliah di La Salle Internasional College, Jakarta (Fashion Business)” jelas Soe panggilan akrabnya saat berbincang dengan market+. Saat kuliah dirinya mulai mempraktekkan ilmunya dengan mengawali mendesain beberapa produk hand bag khusus wanita dengan merk . Hal ini bisa dikatakan sebagai awal pemanasan dalam melihat peluang.

Kejelian melihat peluang didunia fashion menjadi salah satu alasan untuk melangkah dan menentukan peluang. Menurutnya sudah terlalu banyak perancang baju bermunculan. “Saya memilih mendesain hand bag for women sebagai prioritas utama rancangan Saya dan tidak menutup kemungkinan untuk pria serta assesoris lainnya. Desainer di bidang ini Saya lihat masih jarang ada di Indonesia, dan hal ini ternyata mendapat respon yang bagus”, ungkapnya kepada market+.

Selepas tamat kuliah Soe lebih serius dalam menjadi Desainer. Merek soe.hoe lebih di fokus pada desain tas serta assesoris. “soe hoe mulai ada saat aku masih menempuh kuliah, awalnya hanya sebagai bisnis sampingan tapi akhirnya aku serius menjalaninya setelah lulus kuliah hingga sekarang. Ini semua karena melihat pasar yang menerima hasil karya rancanganku”, jelas Soetjipto Hoeijaja.

Soetjipto-Hoijaja 2Tanpa keraguan serta melihat berkembang pesatnya fashion di tanah air, ternyata menyisakan peluang pasar untuk tas stylist yang mengikuti trend fashion dunia dengan harga terjangkau. Hal ini yang jeli dilihat Soe untuk bersaing dan menjadi trend center.

Sedangkan untuk ide, menurutnya bisa datang dari mana saja misalnya dari majalah, internet bahkan langsung menyaksikan pagelaran fashion dunia. Contohnya adalah dari Alber Elbaz(Lanvin) dan Stefano Pilati (YSL) yang selama ini menginspirasi dirinya dalam menciptakan sebuah desain. Tapi bukan berarti Soe tidak mempunyai ciri khas dalam setiap karyanya, karena bisa berubah bentuk, multi function serta minimalis di klaim adalah ciri merk soe.hoe.

Sekitar tahun  2007 nama soe.hoe masuk deretan boutique di LevelOne Grand Indonesia. Beragam tas dengan pola minimalis namun trendy dihadirkannya untuk kaum hawa dengan menggunakan bahan kulit asli. Sedangkan untuk pria beragam desain tas dengan menggunakan bahan PVC juga disediakannya. Dan keseluruhannya melewati pengerjaan dan pengolahan kulit yang berpengalaman dan menggunakan bahan yang kualitas tinggi sehingga menghasilkan produk desain yang sempurna.

Untuk koleksi terbarunya soe.hoe mengangkat inspirasi dan pendekatan pop culture untuk masyarakat modern.Hasil akhirnya terlihat konsisten dalam pendekatan minimalis dengan tampilan warna trendy untuk kaum dewasa muda.

Eksperimen warna dalam musim ini mungkin bukan sesuatu yang biasa, namun dengan adanya vibran colors menciptakan suatu excitement berbeda. Warna fresh orange, luscious pink, green of jade dan blue electric menjadi koleksi andalan dan terbatas bagi kalangan wanitayang mau tampil seksi tapi tetap dengan siluet klasik. Dirinya juga mengeluarkan tas feminine yang memberikan kesan flirty, glamorous tapi tetap fun.

Soetjipto-Hoijaja 3Selain mendesain untuk boutiquenya, Soe juga kerap menjual hasil desainnya untuk beberapa distributor tas untuk pasar kawasan Asia Tenggara diantaranya Malaysia dan Singapura. Menganalisa dan menciptakan sebuah desain yang nantinya akan menjadi tren memang tidak mudah, Soe selalu selangkah lebih awal dalam hal ini, meskipun diusianya yang masih muda, dirinya sangat konsisten dalam melihat perkembangan mode dunia.(dony)

NO COMMENTS

Leave a Reply