Fahira Idris : Berbagi Informasi dan Saling Menginspirasi

03/11/2010 7:58 am0 commentsViews: 3

Siapa yang tidak kenal dengan wanita tenar dengan keberaniannya mengeluarkan pendapat lewat sosial media ini yang tanpa diduga pendapatnya dapat menginspirasi berbagai pengguna Twitter. Dia adalah Fahira Idris, pengusaha sukses keturunan minang yang akrab dengan sapaan Ira.

Usia yang matang sebagai pengusaha di awali saat dirinya berusia 20 tahun. Fahira Idris bersama 11 temannya semasa kuliah di Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia, memulai usaha pembuatan parsel dari garasi milik nenek. Usaha jasa yang melayani pengiriman parsel selama 24 jam tersebut tak berjalan lama, dikarenakan kawan – kawannya banyak yang dapat pekerjaan setelah lulus kuliah. Tapi hal tersebut tidak menurunkan tekadnya untuk meneruskan usaha itu.

Perempuan yang baru saja dinobatkan sebagai The Most Inspiring Tweeter ”The 10 Top Blog 2010” ini, tak menduga sama sekali, usaha dari garasi itu menginspirasi banyak orang sampai kini dikenal sebagai pusat parsel di Jakarta, selain kawasan Cikini. Tidak hanya itu, berkat kegigihannya tersebut, Ira akhirnya didaulat sebagai Ketua Asosiasi Pengusaha Parcel Indonesia sampai kini.

Tetapi, itulah bunga-bunga dari perjalanan usaha Ira sampai akhirnya ia menjelma menjadi pengusaha dan pimpinan untuk perkumpulan Saudagar Muda Minangkabau Indonesia, serta aktif di berbagai perkumpulan yang diantaranya, klub menembak dan organisasi sosial yang menyuarakan inspirasi masyarakat banyak. Prestasi lain pengusaha dan aktivis Twitter ini adalah terpilih dirinya sebagai polling terbanyak untuk Tweeps yang paling inspiratif bagi pengguna lain pada The Most Inspiring Twitter, bersaing dengan 16 calon lain dari Amerika Serikat, Inggris, India, Filipina, serta Malaysia.

Hasilnya, sebanyak 71 persen responden memilihnya sebagai sumber inspirasi penting di situs microblogging Twitter. Dia jauh meninggalkan Diana Adams, penulis yang sekaligus wirausahawan asal Amerika yang
sering menyampaikan aspirasi kalangan tunawisma yang memperoleh 11 persen dari vote yang masuk.

Dari hasil survei pendapat yang digelar oleh Tony Hastings, pemilik The Top 10 Blog, dan dilansir BBC, Fahira juga unggul dari Aaron Lee, seorang ahli pemasaran Internet asal Malaysia yang memiliki 141.756 followers.

Nama Fahira Idris beberapa waktu lalu menarik perhatian media dan publik setelah dia terlibat debat seru dengan beberapa tokoh teras FPI  di Twitter pasca penyerangan sebuah gereja di Bekasi. Dalam salah satu tweet-nya dia menulis: “Dear FPI, apakah seperti itu Islam yang diajarkan Nabi Muhammad?’’ Ucapan selamat mengalir terus @fahiraidris dari sesama pengguna Twitter.

Dengan suguhan bermacam tema tadi, para pengguna Twitter kini bisa memanen berbagai informasi, gagasan, pesan, atau catatan dari banyak tokoh. Bagi sebagian orang, semua itu bisa memberi pencerahan. Setidaknya begitulah yang dirasakan pengusaha parsel dan member klub menembak ini.

”Twitter adalah dunia baru, tempat dimana saya berkontemplasi dan sungguh-sungguh banyak belajar ilmu kehidupan. Saya bisa menyerap pesan dari para tokoh intelektual terkenal”, katanya yang kini juga ikut aktif mengirim petuah-petuah pedoman hidup.

Melihat perkembangan sosial media belakangan ini yang sangat luar biasa meskipun dalam hitungan statistik masyarakat Indonesia belum semua menggunakannya, tapi peningkatan dalam pengguna sangat luar biasa meskipun belum semua mengerti manfaat dan kegunaannya.

“Setiap orang tentunya mempunyai motivasi berbeda dalam menggunakannya tergantung kebutuhan masing masing. Sosial media sangat berpengaruh dalam aktivitas, banyak fungsi positif untuk  menggali informasi dan saling bertukar informasi atau lainnya”, hal ini dilihat dari sudut pandang kacamata Fahira Idris.

“Awalnya saya hanya ingin tahu saja menggunakan Twitter, tapi semakin hari semakin menarik dan ingin mendalami setelah mengetahui lebih banyak fungsi didalamnya”, ujar Fahira. Meskipun begitu, sampai saat ini dirinya belum menggunakan sosial media sebagai sarana promosi usahannya sebagai pengusaha parsel dan flowrist.

Selain pengaruh positif peran social media dalam meng-influence individu juga terdapat serpihan negatif yang ditimbulkanya. Kekhawatiran ini tentunya sangat menghantui kita. “Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dalam bersosial media, sering-seringlah membaca atau menggali informasi bagaimana cara menggunakan social media yang baik dan benar” tambah wanita berkerudung ini.

Putri dari mantan Menteri Perindustrian, Fahmi Idris juga menambahkan, fungsi sosial media adalah untuk menyeimbangkan mainstream pemberitaan dari media resmi yang biasa digunakan sebelumnya untuk mendapatkan informasi, misalnya saja TV, Koran ataupun media lainnya yang pada kenyataannya ada kemungkinan “dipelintir” untuk kepentingan golongan tertentu. Untuk itu dengan adanya social media khususnya Twitter tentunya akan banyak informasi untuk kita pilah – pilah selanjutnya kita pilih.

Kesiapan mental sangat dibutuhkan untuk memasuki dunia social media, tapi pada kenyataannya di Indonesia banyak yang belum siap untuk masuk ke era baru tersebut. Hal ini terbukti masih diikutkannya rasa egoisme dan saling membenci dalam menggunakan fasilitas ini. Seharusnya dalam bersosial media bisa menghargai perbedaan pendapat lain, itu yang dirasakan wanita yang juga memiliki hobi travelling ini.

Selain itu, ia juga menjelaskan, social media sebaiknya digunakan hanya untuk men-sharing spesialisasi keahlian yang kita miliki atau berbagi informasi positif, meskipun belum tahu siapa yang membacanya, tapi setidaknya informasi tersebut bisa dipastikan akan bermanfaat bagi orang banyak. (Dony/MP)

November 2010
S M T W T F S
« Oct   Dec »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930